Permudah ASN Kembangkan Kompetensi, Pemprov Sumut Terapkan Learning Hub Sumut Berkah

Kepala BPSDM Sumut Agustinus saat temu pers di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponengoro, Medan. (Arvin)
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai menerapkan sistem pembelajaran digital Learning Hub Sumut Berkah untuk mempermudah Aparatur Sipil Negara (ASN) meningkatkan kompetensi secara mandiri dan fleksibel.

Melalui platform tersebut, ASN tidak lagi harus datang langsung ke Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut untuk mengikuti pelatihan. Seluruh proses pembelajaran kini dapat diakses secara daring dan terintegrasi dalam satu sistem.

“Kita harapkan dengan ini ASN tidak harus belajar datang atau hadir langsung ke BPSDM, tapi bisa melakukan pembelajaran secara mandiri,” harap Kepala BPSDM Sumut Agustinus saat temu pers Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (8/5/2026).

Agustinus menjelaskan, sistem tersebut mencakup seluruh tahapan pembelajaran, mulai dari registrasi, akses materi, micro learning, pengerjaan tugas, hingga penerbitan sertifikat secara digital.

“Mulai dari registrasi, materi pembelajaran, belajar mikro learning, mengerjakan tugas, sampai keluar sertifikatnya sudah terintegrasi di dalam sistem,” katanya.

Penerapan Learning Hub Sumut Berkah menjadi bagian dari upaya Pemprov Sumut mempercepat transformasi pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan pemerintahan daerah.

Tidak hanya mengandalkan sistem digital, BPSDM Sumut juga menjajaki kerja sama pengembangan kompetensi ASN dengan sejumlah negara, termasuk Singapura. Menurut Agustinus, langkah itu penting untuk mempelajari sistem pengembangan aparatur di negara yang dinilai memiliki performa ASN terbaik di kawasan Asia Tenggara.

“Oleh sebab itu, supaya kita bisa belajar bagaimana pembelajaran ASN-nya,” ucapnya.

Di sisi lain, BPSDM Sumut saat ini juga tengah menyusun Human Capital Development Plan (HCDP) sebagai grand design pengembangan kompetensi ASN lima tahun ke depan. Dokumen tersebut akan menjadi acuan dalam menentukan prioritas pengembangan SDM aparatur agar sejalan dengan program strategis daerah.

“Kita harus fokuskan pengembangan ASN itu selama lima tahun ke depan apa saja. Di situ kita memastikan program prioritas, program strategis daerah dan program hasil terbaik cepat bisa dieksekusi dengan baik oleh kawan-kawan OPD,” kata Agustinus.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas ASN bukan hanya tanggung jawab BPSDM, melainkan kerja bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Dalam hal ini, BPSDM berperan sebagai koordinator yang menyediakan fasilitas serta akses pembelajaran bagi ASN di Sumatera Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *