OJK dan Kemenag Luncurkan Buku ESA, Dorong Perilaku Ekonomi Syariah Masyarakat

OJK bersama Kemenag luncurkan Buku ESA 2026. (Ist)
Share

Jakarta, ArmadaBerita.Com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Agama Republik Indonesia meluncurkan Buku Saku Edukasi Keuangan Berbasis Agama (ESA) 2026 pada Penutupan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) di Jakarta, Kamis (2/4/2026). Buku ini menjadi panduan praktis untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat berbasis nilai-nilai agama.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, perilaku ekonomi syariah masyarakat Indonesia masih perlu ditingkatkan meski populasi muslim mencapai sekitar 244 juta orang. Saat ini, perilaku ekonomi syariah baru mencapai sekitar 7,6 persen, masih jauh dibandingkan Malaysia yang telah mencapai 67 persen.

“Potensi Indonesia sangat besar. Saya melihat kurvanya mulai meningkat dan ini perkembangan positif yang perlu terus didorong,” sebutnya.

Buku ESA diharapkan mampu menjangkau masyarakat lintas latar belakang agama dan kepercayaan dengan pendekatan yang mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi dalam buku tersebut mencakup pengelolaan keuangan, prinsip keuangan syariah, serta praktik keuangan yang sehat.

Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono menekankan bahwa keuangan syariah harus berjalan seiring dengan ekonomi riil, termasuk UMKM dan industri halal.

“Keuangan syariah akan tumbuh berdampingan dengan aktivitas ekonomi riil dan saling menguatkan,” katanya.

OJK menilai peluncuran Buku ESA menjadi langkah strategis dalam memperluas literasi keuangan syariah sekaligus meningkatkan inklusi layanan keuangan. Melalui kolaborasi lintas lembaga, diharapkan masyarakat semakin cakap dalam mengelola keuangan dan mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *