Medan, ArmadaBerita.Com – Wacana pergeseran jabatan di tubuh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Medan semakin menguat. Rotasi yang dikabarkan menyasar posisi strategis wakil pimpinan DPRD tersebut kini menjadi perbincangan hangat di lingkungan parlemen daerah.
Sejumlah nama disebut-sebut akan terdampak dalam perombakan tersebut, termasuk Rajuddin Sagala, S.Pd.I. Selain itu, nama Hj. Sri Rezeki juga dikabarkan masuk dalam skenario rotasi internal partai.
Saat dikonfirmasi pada Selasa (31/3/2026), Rajuddin tidak membantah adanya rencana pergeseran jabatan tersebut. Ia mengakui proses rotasi tengah berlangsung di internal partai.
“Rotasi itu hal biasa di PKS. Sebagai kader, kami harus siap ditempatkan di posisi mana pun, baik di dalam maupun di luar struktur,” ujar Rajuddin.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Medan itu menegaskan bahwa PKS tidak menganut kultus individu. Menurutnya, setiap kader harus tunduk pada keputusan partai demi kepentingan organisasi.
“Tidak ada figuritas. Semua kader punya peran. Apa pun keputusan partai, harus diterima karena diyakini membawa kebaikan bagi kader dan partai,” tegasnya.
Rajuddin yang telah dua periode menjabat sebagai wakil pimpinan DPRD Medan dari Fraksi PKS itu juga enggan mengungkap secara rinci alasan di balik rencana pergeseran tersebut. Sikap tertutup ini memunculkan berbagai spekulasi di kalangan publik, apakah rotasi tersebut sekadar penyegaran organisasi atau terkait dinamika politik internal yang lebih luas.
Meski demikian, rotasi jabatan di tubuh Fraksi PKS dinilai menjadi sinyal bahwa peta kekuatan politik di DPRD Kota Medan masih dinamis. Pergeseran kursi pimpinan tidak hanya berdampak pada internal partai, tetapi juga berpotensi memengaruhi arah kebijakan dan konfigurasi politik di parlemen daerah.
Hingga kini, keputusan resmi terkait rotasi tersebut masih menunggu penetapan dari struktur partai. (Im/Asn)











