Deli Serdang, armadaberita.com — Suasana Masjid Jami’ Al-Ikhlas di Komplek Rorinata Tahap 9 Pengembangan 3, Desa Suka Maju, mendadak membludak pada Sabtu (7/2) malam. Ratusan warga tumpah ruah mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang sekaligus dirangkaikan dengan penyambutan bulan suci Ramadan 1447 H. Antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga area luar masjid pun ikut dipadati jemaah.
Acara dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh M. Ali Hamidi, disusul sambutan dari Ketua STM Al-Ikhlas Febri Ramadhan Hasibuan, Ketua BKM Jami’ Al-Ikhlas Johansyah, dan Kepala Dusun II Desa Suka Maju Hery Prananta Surbakti. Suasana semakin meriah dengan penampilan Nasyid Anak-Anak Ngaji dan Nasyid Babuul Jannah yang membuat acara kian hidup.
Ketua Panitia, Eko Haryanto, menyampaikan, momen Isra Mikraj bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk memperkuat keimanan dan memaknai kembali pentingnya salat lima waktu sebagai ibadah yang langsung diperintahkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. “Dengan mendekatnya bulan Ramadan, acara ini kita gelar untuk menyatukan warga, saling menolong, dan bersama mencari ridha Allah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dusun II Hery Prananta mengajak masyarakat menjadikan peringatan ini sebagai ruang mempererat kebersamaan antarwarga. “Kegiatan seperti ini harus terus digalakkan. Selain meningkatkan iman, ini membuktikan kekompakan warga Rorinata Tahap 9 dalam menjaga lingkungan yang harmonis,” katanya.
Ketua STM Al-Ikhlas, Febri Ramadhan Hasibuan, juga menyampaikan rasa syukur atas besarnya partisipasi warga. “Semoga semangat kebersamaan ini terus hidup, tidak hanya saat acara besar, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari menjelang Ramadan,” tutur Febri.
Ketua BKM Jami’ Al-Ikhlas turut mengapresiasi kegiatan positif ini. Ia berharap masjid semakin makmur dan menjadi pusat persatuan umat. “Dengan kegiatan seperti ini, semoga jemaah semakin ramai dan kita semakin siap menyambut Ramadan,” ungkapnya.
Puncak acara berlangsung saat Ustadz Syahmuda Manurung, M.HI., menyampaikan tausiyah yang membuat jemaah terhanyut. Ia menegaskan bahwa inti dari Isra Mikraj adalah salat, sebagai tiang agama serta bukti kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT. “Jika salat kita baik, insya Allah kita siap memasuki Ramadan 1447 H dengan hati yang bersih,” tuturnya.
Acara ditutup dengan salam-salaman dan saling bermaafan sebagai tanda kesiapan menyambut bulan suci Ramadan yang akan segera tiba. Malam itu, Masjid Jami’ Al-Ikhlas benar-benar menjadi pusat kebersamaan, kehangatan, dan keberkahan bagi seluruh warga Rorinata.











