ARMADABERITA.COM, TAPANULI SELATAN — Personel Batalyon-C Brimob Sumatera Utara melaksanakan kegiatan trauma healing dan edukasi kebencanaan bagi anak-anak yang terdampak banjir bandang di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (19/1/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan kondisi psikologis anak-anak pascabencana.
Sasaran kegiatan adalah anak-anak sekolah yang terdampak langsung bencana banjir. Pendampingan dilakukan di sejumlah satuan pendidikan, yakni TK ABA Huta Godang, PAUD Bunda Lestari, dan SD Negeri 100714 Garoga. Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob memberikan edukasi dan pendampingan dengan pendekatan yang ringan, komunikatif, serta penuh empati agar mudah dipahami anak-anak.
Kegiatan trauma healing ini dipimpin oleh Pasi Provos Batalyon-C Brimob Sumut, Iptu Deny Lius Tarigan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu anak-anak kembali merasa aman, nyaman, dan ceria, sekaligus memberikan pemahaman dasar tentang langkah-langkah penyelamatan diri saat menghadapi bencana banjir.
Materi disampaikan melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan, seperti permainan edukatif, dialog santai, serta interaksi langsung yang disesuaikan dengan usia anak. Cara ini dipilih agar anak-anak tidak merasa tertekan dan dapat mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
“Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan mengalami dampak psikologis setelah bencana. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka bisa kembali percaya diri, merasa aman, dan memiliki pengetahuan dasar untuk menghadapi situasi darurat,” ujar Iptu Deny.
Hasil kegiatan ini terlihat dari perubahan sikap anak-anak yang mulai berani berinteraksi, tersenyum, dan menunjukkan semangat belajar. Selain itu, mereka juga memperoleh pemahaman awal mengenai cara menyelamatkan diri jika terjadi banjir, sehingga kesiapsiagaan dapat ditanamkan sejak usia dini.
Melalui kegiatan trauma healing dan edukasi kebencanaan ini, Brimob Sumut menegaskan perannya tidak hanya dalam penanganan darurat saat bencana terjadi, tetapi juga dalam mendukung pemulihan mental dan pembentukan karakter anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. (Lindung)











