Daerah  

Warga Tapus Madina Terobos Pagar Kawat Berduri PT. TBS, Tuntut Ganti Rugi Lahan

Share

Madina, Armadaberita.com – Ratusan warga dari Kelurahan Tapus, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), melakukan aksi unjuk rasa di depan PT. Tri Bahterai Srikandi (TBS) dengan menerobos pagar kawat berduri yang dipasang perusahaan. Aksi ini dipicu oleh ketidakpuasan warga terhadap dugaan penyerobotan lahan seluas 60 hektar oleh perusahaan sawit tersebut.

Massa yang tergabung dalam Koperasi Rimbo Tuo Tapus merasa kecewa karena PT. TBS menghalangi aksi damai mereka dengan memasang pagar besi dan alat berat di jalan menuju kantor perusahaan, jauh sebelum titik aksi yang direncanakan.

Yaslan Nasution, Ketua Koperasi Rimbo Tuo sekaligus Koordinator Aksi, menyampaikan bahwa mereka datang untuk menuntut hak atas lahan yang diklaim telah dikelola oleh PT. TBS tanpa persetujuan mereka.

“Kami meminta agar lahan kami yang diduga diserobot perusahaan dijadikan plasma, atau jika tidak, dikembalikan kepada kami. Kami memiliki dokumen sah yang diakui oleh negara,” tegas Yaslan dalam orasinya, Selasa (20/8).

Situasi sempat memanas ketika terjadi dorong-dorongan antara warga dan petugas Polres Madina yang mencoba mengamankan aksi tersebut. Meski begitu, massa berhasil mencapai depan kantor PT. TBS setelah menerobos pengamanan.

Setelah menyampaikan tuntutan mereka, Yaslan mengancam akan membawa massa yang lebih banyak jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Aksi tersebut berakhir dengan damai, dan sebagian warga diantar pulang oleh pihak kepolisian. (LR)