NEWS  

Selamatkan Anak, Ayah Malah Tewas Tenggelam

Share

Deli Sersang, ArmadaBerita.Com

Karena berusaha menyelamatkan anaknya tenggelam, seorang ayah malah malah tewas tenggelam di laut Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (21/6/2020) pukul 16.30 WIB.

Korban adalah Johan Arifin (34), warga Jalan Pembangunan, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.

“Awalnya dia mancing sama kawan-kawannya, anaknya ikut. Terus pas naik sampan mau pulang, anaknya jatuh. Korban lompat berniat membantu anaknya, ternyata korban tak bisa berenang, akhirnya hanyut terseret arus,” kata Robby, warga sekitar.

Petaka berawal saat, korban dan anaknya, Joe Kanda Arifin (14), bersama empat temannya, Heri (32), warga Pasar 1, Desa Karang Anyar, Kecamatan Beringin, Wahyu Andika (39), warga Lingkungan I, Jalan Sudirman, Lubukpakam, Budi (35), warga Pantai Labu dan Danu (32), warga Jalan Pembangunan, Desa Sekip, Kecamatan Lubukpakam, menyewa sampan (boat) milik Khairuddin (tekong) untuk memancing di Laut Desa Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu.

Selesai memancing, pemilik sampan dan korban pulang dari laut menuju Dermaga Sei Kenang, Desa Paluh Sibaji. Sesampainya di jembatan, anak korban (Joe Kanda Arifin) melihat banyak sarang burung di bawah jembatan. Diapun mencoba mengambil burung di bawah jembatan tersebut.

Namun karena posisinya tidak baik, anak korban, Joe Kanda Arifin terjatuh dari sampan dan terbawa arus surut air laut.

Melihat sang anak jatuh dari sampan, korban mencoba meraih tangan anaknya. Namun tidak tergapai. Dia semakin panik karena arus cukup deras, korban langsung terjun menolong anaknya.

Apesnya, ternyata korban tidak bisa berenang. Setelah nyebur, korban langsung mendorong sang anak ke tepian sungai agar bisa terselamatkan. Sementara korban langsung tenggelam di perairan Sei Kenang, dan hilang terbawa arus.

Kanit Reskrim Polsek Beringin, Ipda D Manalu yang dikonfirmasi wartawan, menyebutkan korban tenggelam ditemukan puk 22.10 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

“Pencarian dilakukan anggota Polsek Beringin, Airud, Basarnas, Tagana, Kamla, Kecamatan, pihak desa, relawan serta masyarakat. Korban sudah dibawa ke rumah duka dan rencananya besok (hari ini) jenazah akan dimakamkan. Pihak keluarga memohon agar tidak dilakukan visum, karena korban meninggal karena tenggelam,” kata D Manalu. (Ck)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *