NEWS  

Nasabah BRI Kecewa, Saldo di Rekening Dipotong Tanpa Konfirmasi

BRIlife (int)
Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Salah seorang nasabah BRI Thamrin Medan, Sumut kecewa. Pasalnya, saldo tabungan di rekeningnya raib lantaran dipotong oleh asuransi BRIlife tanpa sepengetahuan atau konfirmasi dari nasabah si pemegang rekening.

Hal itu dialami, Syafrina. Kepada wartawan, Selasa (11/6/2024), nasabah ini cerita kalau kekecewaan itu bermula saat ia dan suaminya akan melunasi pinjaman KUR yang sudah berjalan hampir satu tahun.

Mereka datang di hari Kamis (6/6/2024) untuk menanyakan jumlah sisa hutang yang harus di stor ke bank untuk pelunasan. Petugas bank yang melayani saat itu menyarankan agar menyetor uang ke rekening peminjaman.

Dan saat itu Syafrina menyediakan uang sekitar 160 juta dan jumlah keseluruhan belum diketahui karena teller sudah tutup. “Jumlah uang untuk pelunasan bertambah setiap harinya dan disarankan untuk menyetor bila ada kekurangan esok harinya,” ujar petugas bank seperti yang diutarakan Syafrina.

Dan pada hari jumat (7/6/2024) pagi jumlah uang tersebut berkurang saat di cek pakai brimo ketika akan melanjutkan urusan ke bank pagi itu.

Suami Syafrina langsung menghubungi petugas bank bernama, Roni dan menanyakan perihal tersebut. Namun mendapat jawaban belum tau karena masih pagi.

“Satu jam kemudian kami kembali menghubungi petugas bank dan mendapat jawaban ada pemotongan dari pihak asuransi BRILife sebesar Rp10.350.000. Alangkah terkejutnya kami, dana di rekening bank bisa diacak-acak pihak asuransi tanpa konfirmasi,” keluhnya.

Untuk memperjelas permasalahan, suami Syafrina coba konfirmasi ke Pinca BRI Thamrin Tarmizi, pada Senin (10/6/2024). “Kami sangat kecewa, padahal kami agen brilink cabang Thamrin, tapi begitulah perlakuan pihak bank kepada kami. Kok begitu gampangnya pihak luar membobol rekening kami,” bebernya.

Sementara itu, kata nasabah ini lagi, pimpinan Bank Tarmizi mengatakan harus mengembalikan dana yang sudah di tarik jika tidak ada perjanjian yang ditandatangani. Pihaknya akan memutuskan kerjasama dengan pihak asuransi jika merugikan nasabah.

Apalagi jauh jauh hari sebelumnya Syafrina sudah memberitahukan kepada petugas asuransi Fauzi Sitepu yang menangani urusan ini karena akan melunasi pinjaman. Sedangkan pihak asuransi melalui Rani dan Alfin mengatakan setelah menghubungi pimpinannya pihak asuransi tidak akan mengembalikan dana yang sudah terdebet dari rekening nasabah.

Selain itu pihaknya juga mengatakan karena petugas yang lama resign jadi mereka tidak mengetahui jika Syafrina sudah melaporkan penutupan. “Atas kejadian ini kami sudah mengadukan masalah ini ke kanwil yang diterima Rudi dan pihak OJK untuk menyelesaikan masalah ini,” terangnya dengan harapan kebobolan ini dapat diselesaikan dan uangnya bisa kembali. (IR/ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *