Percut, ArmadaBerita.Com
Sebelum ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, Lenna yang merupakan istri korban (Hendri Goh) sempat membuat laporan atas kehilangan suaminya yang sudah 2 hari tak pulang ke rumah.
Laporan itu dibuat Lenna (28) di Polrestabes Medan dengan bukti laporan Nomor: LI/78/K/V/YAN 2,5/2020/Polrestabes Medan tertanggal 13 Mei 2020 sekira pukul 07.00 WIB.
Dimana, sejak Rabu (13/5/2020) pukul 07.00 WIB kemarin, Lenna seperti biasa diantara suaminya (Henri Goh) untuk berangkat kerja ke Jalan Cokroaminoto, Kecamatan Medan Timur. Mereka mengendarai mobil Daihatsu Xenia warna Biru langit BK 1446 JL.
Usai mengantar istrinya, korban pergi dengan tujuan ke bengkel mobil. Namun sepulang kerja sekira pukul 17.00 WIB, Lena menunggu lama untuk dijemput. Akan tetapi, suaminya tak kunjung datang hingga sempat menghilang dan tak pulang beberapa hari.
Istri korban pun berusaha mencari tahui dengan menghubungi beberapa teman suaminya. Lagi-lagi tak mengetahui keberadaan Henri Goh. Sebagian rekan korban mengetahui tujuan korban pergi ke bengkel dan istri korban mendapat kabar bahwa mobil yang dibawa suaminya terparkir disebuah showroom di Jalan Bilal Medan.
Lena sempat panik. Apalagi nomor telfon suaminya tak kunjung aktif.
Usaha pencarian yang dilakukan Lenna dan pihak keluarga juga dilakukan dengan berbagai cara, bahkan sampai menemui orang pintar guna mengetahui keberadaan korban. Namun hasilnya nihil.
Kehilangan Hendri Goh yang dikenal mencari nafkah dengan jual beli mobil itu juga dilakukan abang kandung Lena yang disapa, Erwin melalui akun facebooknya Frans Gho. Abang ipar korban ini pun menuliskan kesedihannya tak tahan melihat adiknya menangis karena suaminya tak kunjung pulang.
“Y Tuhan kok bs kmi diberikan ujian seberat ini… Pdhl adikku baru memulai hidup baru dgn suaminya dan bntr LG mempunyai sibuah hati… Tuhan Tlg tunjukkan jln kepada kmi agar iparku plg dlm keadaan SHT… Kmi hanya bs berserah padamu y Tuhan… Jauhkan kami dari hal yg TDK kmi inginkan… GK sggp AQ mlht adikku mngis trs mnggu khdran suaminya ….” tulis, akun Frans Gho.
Tulisan itu pun bayak mendapat respon dan do’a bagi keluarga. Bahkan tentunya bagi Lenna yang disebutkan tengah hamil anak Henri Goh.
Dua hari dari laporan itu, pihak keluarga akhirnya mendapatkan kepastian tentang keberadaan korban. Polisi mengabari keluarga tentang penemuan jasat pria dengan kondisi terluka dan beberapa bahagian tubuhnya terikat disebuah bengkel mobil di Jalan PWI, Lahan Garapan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Berita belasungkawa itu juga menyelimuti keluarga korban. Dari akun facebooknya, abang ipar korban kembali mengucapkan rasa terimkasi kepada netizen yang telah memberi do’a, atas ditemukannya korban, namun kesedihan amat terasa lantaran korban ditemukan tak bernyawa.
Seratusan rekan, keluarga dan netizen ramai mengucapkan rasa kesedihan dan belasungkawa. Beberapa diantaranya sempat ada yang direspon. Salah satu akun bernama, Iwan Ritonga yang menanyakan keberadaan mobil yang dibawa korban.
Bahkan akun Frans Gho sempat menuding bahwa pelaku pembunuh adik iparnya diduga dilakukan teman korban sendiri. Dimana korban disebutkannya sebagai pedagang mobil.
“Mobil dh ditemukan. GK trktkn lgi BG.. tega bgt pmbnh ya tmn sndri. Kerja Jual beli mobil.
“Kasian..baru nikah setahun.sekarang istrinya lg hamil,” tulis netizen lainnya.
Akun facebook AolRa BeeLove juga menuliskan: “Saudara dr suami kk ku…Baru nikah 7bln istri hamil… Rip..
Smoga pelaku disiksa dulu seblm masuk buih…Yg tabah buat eda kami lenna….
AolRa BeeLove dari Nelly Lim; bntu jawab y.. pencurian mobil deh kyk ny…soalny korban kan ketemu pelaku utk jual beli mobil…klo dr yg sy baca..
Frisca Fikacu; “Ana Sovie Rumaijuk bantu jawab , iya dia memang pergi dari rumah untuk pertemuan jual beli mobil setau saya. Lalu gak balik balik dan hilang kabar . Dan skrng di temukan sudah tiada”.
Hingga berita ini diterbitkan, personil Polsek Percut Sei Tuan dan Polrestabes Medan belum mampu mengungkap dan membeberkan motif serta pelakunya.
“Belum ada ditangkap pelakunya. Bukan yang punya rumah,” kata, Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu Luis Beltran, kepada wartawan, Jum’at (15/5/2020) sekira jam 17.45 wib di MapolseknPercut. (Nst)











