Siantar, ArmadaBerita.Com
Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Prmatang Siantar, telah menghadirkan Ruang Cerita bagi mereka yang menghuni di sana.
Inovasi Ruang Cerita ini diresmikan atau dilaunching pada Jumat, (1/12/2023) kemarin di Lapangan Senam Lapas Kelas IIA Pematang Siantar yang dihadiri Petugas Pemasyarakatan dan Warga Binaan Pemasyarakatan, serta Perwakilan Kamar Hunian.
Ruang Cerita ini merupakan program inovasi yang digagas oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pematang Siantar, Raymon Andika Girsang yang saat ini menjabat sebagai Kalapas Pemuda Klas III Langkat.
“RUANG CERITA” adalah Inovasi dalam membangun komunikasi yang positif antara petugas dan warga binaan sekaligus sebagai deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban,” kata Kalapas Kelas IIA Pematang Siantar, M.Pithra Jaya Saragih Amd.IP, SH. M.H kepada wartawan, Selasa (5/12/2023).
Jaya menjelaskan bahwa metode yang digunakan dalam program inovasi ini adalah, Warga Binaan datang dan masuk ke dalam Ruang Cerita dan memberitahu identitas serta permasalahan yang di alami kepada petugas yang piket di Ruang Cerita kemudian di data dan dilakukan penanganan.
Sebelum Ruang Cerita ini dibuat, Warga Binaan yang akan melakukan aduan maupun menuliskan aduan yang ada di Kotak Aduan dan Saran, namun hal itu belum memberikan hasil yang optimal untuk menyerap aspirasi dan keluhan warga binaan.
Sebab, ungkap Jaya, terdapat beberapa permasalahan yang timbul dalam teknis Surat Aduan yaitu ketidak validan data pelapor dan minimnya ketersediaan alat tulis. Kemudian, keterbatasan ruang gerak karena terhalang Steril Area dan juga keterbatasan dalam menyampaikan perasaan. “Maka dari itu, Program Ruang Cerita Kita diharapkan dapat memberi solusi dari permasalahan komunikasi tersebut,” harapnya.
Untuk itu, Jaya mengajukan mengapresiasi launching inovasi tersebut dalam rangka perbaikan komunikasi sebagai pencegahan Keamanan dan Ketertiban.
“Saya sangat mengapresiasi inovasi ini dan saya berharap dengan hadirnya inovasi tersebut di Lapas Pematang Siantar bisa meningkatkan komunikasi antara Warga Binaan Pemasyarakatan dengan Petugas. Artinya Inovasi ini dapat berkontribusi sebagai alat deteksi dini pencegahan gangguan keamanan di Lapas Kelas IIA Pematang Siantar,” tutur Kalapas.
Raymon Andika Girsang yang kini menjabat sebagai Kepala Lapas Pemuda kelas III Langkat mengucapkan terima kasih kepada Kepala Pengamanan Lapas Kelas II A Pematangsiantar yang baru Erwin Siregar dan seluruh Petugas Lapas Pematangsiantar yang telah mendukung inovasi perubahan ini dan kepada Kalapas Kelas IIA Pematangsiantar selaku mentor dalam dalam melahirkan inovasi perubahan Ruang Cerita.
“Hadirnya program ini sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban melalui komunikasi yang efektif. Dalam waktu dekat ini akan saya terapkan di tempat saya saat ini bertugas yaitu Lapas Pemuda kelas III Langkat bahkan menyempurnakan,” ujar Raymon Andika.
Ucapan senang dan terimakasih lebih disampaikan salah seorang keluarga WBP ayang telah memberikan fasilitas dan pelayanan yang baik ini.
“Dengan adanya program ini, membuat keluarga kami di dalam yang menjalani pembinaan dapat menyampaikan keluh kesah. Ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, aduan mereka bisa langsung diterima sehingga menciptakan rasa nyaman bagi keluarga kami di dalam,” ucapnya. (Red)











