Medan, ArmadaBerita – Kegiatan pengembangan kreativitas di bidang olahraga bagi penyandang Down Syndrome telah memasuki tahap yang menginspirasi. Agenda ini diselenggarakan oleh Komunitas Bersama Keluarga Down Syndrome (Kombur DS) bekerja sama dengan SOIna Provinsi Sumatera Utara, membawa semangat dan harapan kepada penyandang Down Syndrome.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menggali minat dan bakat yang dimiliki oleh penyandang Down Syndrome yang seringkali dianggap memiliki kendala akademik, terutama dalam hal tingkat IQ yang mungkin terbatas. Namun, perlu diingat bahwa penyandang Down Syndrome juga memiliki potensi, yang seringkali berhasil membuktikan diri dalam bidang olahraga dan seni.
Kombur DS memberikan komitmen kuat dengan pesan jelas: Memiliki Down Syndrome bukanlah akhir segalanya. Dalam pesannya, mereka menekankan bahwa keberadaan penyandang Down Syndrome adalah suatu kebanggaan. Melalui pesan ini, mereka berharap bahwa penyandang Down Syndrome akan lebih tersosialisasi di masyarakat, sehingga dukungan dan perhatian yang diperlukan dapat diberikan.
Pesan mereka jelas: penyandang Down Syndrome juga berhak untuk mendapatkan kesejahteraan dan keadilan, serta hak yang sama seperti anak-anak lainnya di masyarakat. Prinsip ini sejalan dengan Sila Kelima Pancasila, “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.”
Melalui pesan ini, Kombur DS dan penyandang Down Syndrome ingin mengakhiri segala bentuk perlakuan tidak adil dan mengingatkan bahwa tidak ada tempat untuk perundungan. Mereka berkata dengan tegas, “Kami bangga memiliki mereka.”
Inisiatif ini adalah langkah maju yang mengilhami dan mengingatkan kita semua akan pentingnya inklusi dan penghargaan terhadap perbedaan di masyarakat kita. Semoga pesan ini menjadi cahaya yang membawa perubahan positif bagi penyandang Down Syndrome dan mereka dihormati sebagai warga negara Indonesia yang memiliki hak yang sama seperti kita semua. (Dedy Hutajulu)











