NEWS  

BNN Siantar Intervensi Pelaksaan Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba, Warga Tampak Antusias

Share

Siantar, ArmadaBerita.Com

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pematang Siantar melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) melakukan intervensi pelaksanaan program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba bagi keluarga tahun 2023 dengan tema regulasi diri.

Bertempat di Hotel Sapadia, Kamis (16/3/2023) pukul 14.00 WIB, kegiatan dimulai dari registrasi peserta dari Kelurahan Martoba dan Kelurahan Simarito sebanyak 10 kepala keluarga.

Dalam pembukaan kegiatan, Dewi Sartika Tarigan, SE menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Lagu Mars BNN.

Usai menyanyikan lagu, Sahril Nasution salah satu perwakilan dari Kelurahan Simarito menyampaikan apresiasi kepada BNN Kota Siantar yang melibatkan keluarga dalam kegiatan P4GN tersebut.

Tak luput Sahril mengajak orang lain dan keluarganya untuk harus berperan lebih aktif dalam menyampaikan bahaya narkoba mulai dari usia dini.

“Kami juga mengharapkan institusi keluarga sebagai benteng terdepan dalam memerangi penyalagunaan narkoba, sehingga dapat mewujudkan Ketahanan Keluarga bebas dari penyalagunaan narkoba menuju Kota Siantar bersinar,” kata Sahril.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Siantar Dr Tuangkus Harianja diwakili Dewi Sartika selaku Sub Koordinator P2M BNN berharap, kegiatan bisa meningkatkan pemahaman narkoba dan peduli lingkungan.

“Kita harus bisa menumbuhkan sikap peduli dilingkungan tempat tinggal masing-masing menuju Kota tanggap ancaman narkoba yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” kata Dewi.

Dengan menjalankan modal ketahanan keluarga bagi keluarga yang terpilih, Dewi menyampaikan agar keluarga khususnya Kelurahan Martoba dan Kelurahan Simarito dapat memiliki ketahanan diri.

“Semoga warga Siantar Martoba dan Simarito dapat memberikan pengaruh positif bagi lingkungannya,” jelas Dewi menambahkan.

Masih disela-sela kegiatan, Dewi juga turut memaparkan tentang perkembangan fisik anak, perkembangan cara berfikir dan perkembangan sosial, serta perkembangan emosi pada anak-anak.

Kemudian bagaimana cara mempertahankan hubungan baik dengan anak, yakni dengan meluangkan waktu dan berbicara dengan mereka.

Orang tua pun diminta harus memberikan perhatian sebagai contoh memberikan pujian sebagai bentuk penghargaan, memberikan kasih sayang, mendengarkan dan merespon perasaan si anak.

“Artinya orang tua membantu anak-anak menjadi anak muda yang peduli dan bertanggung jawab,” harap Dewi.

Kepala Bidang Keluarga Sejahtera BKKBN Saljon Nainggolan ikut memaparkan tentang kualitas diri untuk meraih impian pada anak. Dimana anak harus diberlakukan semua orang dengan adil.

Saljon mengaku, untuk memiliki masa depan yang baik terhadap anak, orang tua diharapkan melakukan hal-hal yang benar sehingga anak tersebut bisa diandalkan dan suka menolong orang lain.

“Harus menolong, rajin beribadah serta berani melakukan hal yang benar, sehingga terbentuk anak-anak yang kuat yang membangun keterampilan dan kualitas diri untuk memiliki masa depan,” ucapnya.

Bukan soal anak, Saljon memaparkan sesi keluarga dalam menunjukkan nilai-nilai keluarga. Seperti bagaimana membangun komunikasi keluarga agar tercipta sikap jujur dan peduli dengan sesama.

“Tentunya beriman, kerja keras, menjadi kuat dan sehat, baik kepada orang lain dan rasa tanggungjawab, sehingga menjadi keluarga yang kuat, saling mendengarkan, bekerja sama dan bergembira bersama,” imbuh Saljon dihadapkan warga. (Hay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *