NEWS  

Curi Infaq Masjid Ngakunya Cuma Buat Beli Rokok, Pria Ini Langsung Dihajar Massa

Share

Siantar, ArmadaBerita.Com

Karena pengakuannya melakukan aksi pencurian uang Infaq dengan alasan untuk beli rokok, membuat masyarakat yang memergokinya jadi geram. Tanpa dikomandoi, warga masyarakat di Jalan Siatas Barita, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, menghajar Juli Efendi sampai bonyok.

Aksi tersebut, sebelumnya dilakukan Juli di dalam Masjid Jamik Assa’idah yang tak jauh dari tempat ia dipukuli, Minggu (26/2/2023) sore pukul 15.00 WIB.

Bahkan, saat Personel Satreskrim Polres Siantar tiba, warga tetap mendaratkan pukulan hingga puluhan kali. Melihat itu, Polisi pun dengan cepat memboyong Juli masuk ke dalam mobil, sehingga nyawa Juli selamat dari maut.

“Sama kami tadi dia bilang sudah sepuluh kali curi uang di kotak Infaq masjid. Baru ini lah ketahuan. Alasan dia ya itu, untuk beli rokok,” kata Agus, warga sekitar.

Sebelum adanya pengakuan itu kata Agus, pelaku Juli sempat tutup mulut. Namun, setelah bukti rekaman CCTV Masjid dibuka, Juli pun tak bisa mengelak.

“Waktu awal, sok dia ngotot tida ada mencuri. Makannya kami buka juga hasil rekaman yang lalu. Ya sama, dia juga yang melakukan pencurian di Masjid, dia kalau aksi sendirian aja memang,” kata Agus yang mengaku geram.

Kanit Jahtanras Polres Siantar IPDA Lizar Hamdani, membenarkan kejadian. Saat ini kata Lizar, pelaku Juli sudah diserahkan pihaknya ke Polsek Siantar Timur.

“Sudah kami serahkan tadi bang, coba hubungi Kapolsek Siantar Timur,” kata Lizar melalui sambungan telepon, Minggu (26/2/2023) malam pukul 19.39 WIB.

Sementara, Kapolsek Siantar Timur IPDA Jon Purba dikonfirmasi mengatakan, kasus tersebut kini sudah dimediasi. Dengan catatan, Pelaku dibuatkan surat pernyataan untuk tidak melakukan hal yang sama, yakni mencuri uang di Kotak Infaq.

“Sudah mediasi tadi, pihak Masjid juga memaafkan Pelaku, sehingga tidak kita tahan tapi kita buatkan perjanjian biar ada efek jera juga,” katanya singkat. (Hay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *