ARMADABERITA.COM, NAKHON RATCHASIMA —Kontingen Indonesia mencatatkan lonjakan prestasi signifikan pada hari kedua ASEAN Para Games 2025 di Thailand. Dalam satu hari pertandingan, atlet Merah Putih berhasil mengoleksi 21 medali emas, melampaui target harian yang sebelumnya dipatok sebanyak 13 emas.
Tambahan emas tersebut membuat posisi Indonesia kian menguat dalam persaingan papan atas klasemen sementara. Hingga Jumat malam, 23 Januari 2026, Indonesia bertengger di peringkat kedua dengan raihan 40 medali emas, 39 perak, dan 24 perunggu. Tuan rumah Thailand masih memimpin klasemen dengan 64 emas, 56 perak, dan 50 perunggu.
Cabang olahraga para atletik menjadi penyumbang emas terbanyak bagi Indonesia. Hingga pukul 20.46 WIB, para atletik mengoleksi 10 medali emas dari berbagai nomor lomba. Capaian tersebut menegaskan dominasi atlet Indonesia di lintasan dan lapangan.
Selain para atletik, kontribusi besar juga datang dari para swimming yang menyumbangkan empat emas. Sementara itu, para cycling dan para powerlifting masing-masing menambah dua emas. Dua emas lainnya diraih dari cabang para judo, serta satu emas dari para fencing.
Beberapa nama atlet tampil menonjol pada hari kedua pertandingan. Purnomo Saptoyogo meraih dua emas dari nomor 100 meter dan 400 meter kelas T37. Maria Goreti Sami Yati sukses menjadi yang terbaik di nomor 200 meter putri kelas T54. Di nomor lempar, Sholahuddin Al Ayyubi merebut emas dari tolak peluru F41, sementara Fauzi Purwolaksono menang di nomor lempar lembing F57.
Dari arena kolam renang, emas Indonesia diraih antara lain oleh Januari di nomor 200 meter gaya bebas putra S5, Bayu Putra Yuda di 200 meter gaya bebas putra S10, serta Maulana Rifky Yavianda di nomor kupu-kupu putra S12. Di sektor putri, Siti Alfiah tampil sebagai juara pada nomor 100 meter gaya bebas S6.
Capaian emas juga datang dari arena angkat berat dan bela diri. Hilman dan M. Mabruk Arib Dzaky masing-masing menyumbang emas dari cabang para powerlifting. Di para judo, Junaedi dan Sahrul Sulaiman memastikan Indonesia berdiri di podium tertinggi. Sementara itu, Akhmad Saidah meraih emas dari cabang para fencing nomor foil individu putra.
Lonjakan perolehan medali pada hari kedua ini memperkuat optimisme kontingen Indonesia untuk terus bersaing memperebutkan posisi puncak klasemen. Dengan masih banyak nomor yang dipertandingkan, peluang Indonesia untuk menambah pundi-pundi medali dinilai masih terbuka lebar.











