Medan, ArmadaBerita.Com
Kecamatan Medan Baru mengoptimalkan penggunaan dana Kelurahan untuk perbaikan infrastruktur hingga ke lingkungan. Dengan dana itu, mampu membangun jalan dan drainase ke dalam gang rumah-rumah warga.
Camat Medan Baru Frans Seno Ranto Halomoan Siahaan kepada wartawan, Rabu (20/7/2022) mengatakan, dana kelurahan tersebut digunakan untuk pembangunan fisik dan juga pemberdayaan masyarakat sesuai dengan yang dibutuhkan.
Pembangunan fisik yang menggunakan dana Kelurahan salah satunya digunakan di Kelurahan Titi Rantai untuk perbaikan jalan dan drainase. Dikelurahan tersebut tepatnya di Jalan Bunga Wijaya ada dua titik pengerjaan fisik yang dilakukan yakni di Gang Masjid dan Gang Keluarga, selain itu di Jalan Bunga Cempaka Gang Baru.
Untuk di Jalan Bunga Wijaya Gang Masjid, Frans Seno Ranto Halomoan Siahaan menjelaskan pengerjaan yang dilakukan meliputi pembetonan jalan sepanjang 143 meter dan perbaikan drainase sepanjang 73 meter.
“Lokasi ini dipilih berdasarkan usulan dari masyarakat yang selama ini merasakan kebanjiran, sebab hampir 30 tahun jalan di gang Masjid ini tidak tersentuh perbaikan namun dengan adanya program dana Kelurahan kita sudah dapat memperbaikinya dan manfaatnya sangat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Camat Medan Baru didampingi Plt Lurah Titi Rantai Hasudungan I Malau.
Dikatakan Frans Seno Ranto Halomoan Siahaan lagi, untuk di gang Keluarga juga telah selesai dilakukan pembetonan jalan dengan panjang 71 Meter sedangkan untuk di jalan Bunga Cempaka gang Baru juga dilakukan pembetonan jalan sepanjang 221 meter.
“Sama seperti di Gang Masjid, di Gang Keluarga juga kita beton jalanya sepanjang 71 meter, sementara di gang Baru kita melakukan perbaiki dalam dua termin, termin pertama sepanjang 95 Meter dan termin kedua sepanjang 126 meter,” jelas Camat Medan Baru.
Tidak hanya di Kelurahan Titi Rantai saja, pembangunan fisik menggunakan dana Kelurahan juga dilakukan di Kelurahan Babura tepatnya di jalan Sei Tuntung Baru gang Masjid. Di gang ini dilakukan pembangunan drainase sepanjang 150 meter.
“Sebelumnya di gang ini juga sering terjadi banjir sampai sebatas lutut orang dewasa akibat drainase yang tidak memadai, namun kini drainasenya sudah kita perbaiki yang berdampak tidak adanya lagi genangan air,” ujar Camat Medan Baru yang juga turut didampingi Lurah Medan Babura Zukri.
Sementara itu salah seorang warga yang merasakan langsung manfaat dari program dana Kelurahan tersebut ialah Karyono (61) warga Jalan Bunga Wijaya, Gang Masjid, Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru.
Karyono yang sudah tinggal di lingkungan ini selama 32 tahun menjelaskan kondisi Gang Mesjid selama ini merupakan daerah rawan banjir. Hal ini dikarenakan tidak adanya saluran drainase ditambah lagi adanya pembangunan perumahan yang menutup akses aliran air sehingga air terhenti di Gang Mesjid ini yang menjadikan gang Masjid sebagai daerah penampungan air. Kondisi inipun semakin diperparah lagi dengan keadaan jalan yang kondisinya rusak parah.
“Dulu jalan disini rusak parah, drainasenya pun tidak ada, itu yang menyebabkan gang ini menjadi tempat penampungan air, dulu warga hanya bisa sekedar menimbun saja untuk mengurangi banjir tetapi tidak bertahan lama kemudian banjir lagi,” ungkap Karyono.
Namun kini berkat perhatian dari Wali Kota Medan Bobby Nasution, jalan di gang Masjid ini telah dibeton seluruhnya dan saluran drainase juga diperbaiki.
“Alhamdulillah jalan dan drainase kami sudah diperbaiki, saya lihat jalan ini juga di cor beton dengan sangat baik, jadi kalau pun hujan kami sudah tidak kebanjiran lagi,” ungkapnya bahagia.
Perasaan bahagian dan ucapan terimakasi kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution juga disampaikan oleh Ilyas (53) warga gang Masjid Jalan Sei Tuntung Baru. Semenjak dibangunya drainase di gang tersebut warga tidak lagi kebanjiran untuk pergi ke Masjid dan warga tidak merasakan lagi aroma tidak sedap dari parit yang sebelumnya terbuka. Untuk itulah dirinya menyampaikan terimakasihnya kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution yang sudah peduli mempebaiki drainase tempat mereka tinggal.
“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Wali Kota Medan yang sudah memperbaiki drinase kami, jadi walaupun hujan masyarakat tidak lagi perlu mengangkat sarungnya ketika jalan apabila ingin ke Masjid, dan masyarakat juga tidak lagi kebauan sekarang karena drainasenya sudah ditutup bagus,” benernya. (Ril/ASN











