Warga Bersyukur, 193 Rumah Tangga Tidak Mampu di Belawan Dapat Bantuan Pasang Baru Listrik

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Ditjen Ketenagalistrikan bersama Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Drs.Hendrik Halomoan Sitompul MM salurkan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk masyarakat di wilayah Medan, Deli Serdang dan wilayah Tebing.

Namun dalam pelaksana Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) pertamakali program tersebut di laksanakan di Kelurahan Belawan 1 Kecamatan Medan Belawan, Senin (27/11/2013) pukul 13.30 WIB.

“Sebanyak 193 rumah tangga tidak mampu di Kota Medan, mendapatkan sambungan listrik gratis dari Pemerintah melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL),” kata Drs.Hendrik Halomoan Sitompul MM dalam kegiatan acara BPBL di Kecamatan Belawan.

Bantuan ini, jelas Hendrik, merupakan program Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang didukung Komisi VII DPR RI.

Koordinator Humas dan Layanan Informasi Publik, Ditjen Ketenagalistrikan Pandu Satria Jati dalam acara Peresmian dan Penyalaan Pertama Program BPBL kepada 193 rumah tangga tidak mampu di Kecamatan Medan Belawan sampai saat ini telah menyala seluruhnya.

Pandu mengharapkan program BPBL dapat mengurangi susut jaringan dari penarikan-penarikan sambungan dari tetangga yang tidak sesuai dengan ketentuan. “Sambungan listrik yang tidak sesuai dengan kaidah keselamatan ketenagalistrikan tentu sangat berbahaya, karena seperti yang kita ketahui, listrik selain bermanfaat namun juga berbahaya,” imbaunya.

“Program BPBL ini gratis dan tidak dipungut biaya apapun kepada masyarakat yang menjadi sasaran program. Apabila pada pelaksanaannya terdapat pungutan liar dapat disampaikan pengaduan kepada Kementerian ESDM melalui berbagai kanal seperti media sosial dan contact center 136,” ujar Pandu.

Anggota Komisi VII DPR RI Hendrik Sitompul kembali mengatakan bahwa Kecamatan Belawan menjadi sasaran pertama program aspirasi BPBL di Kota Medan.

“Saya petakan sejak awal terkait kondisi masyarakat Belawan yang banyak belum berlistrik sejak saya menjadi anggota DPRD tahun 2009 dari Praksi Demokrat Dapil VII. Di sore ini saya sangat bahagia khusunya di belawan 1 karena saya bisa hadir di tengah tengah-tenga masyarakat,” timpal Hendrik.

Hendrik pun mengucapkan terimakasih kepada pihak PLN dan Pemko Medan yang telah memberikan perhatian bagi masyarakat yang membutuhkan listrik di Daerah Pemilihan (Dapil) dirinya sewaktu mencalonkan sebagai anggota dewan.

“Untuk itu saya siap menampung aspirasi masyarakat yang belum berlistrik dan semoga program ini bisa berkelanjutan,” harapnya.

Dikesemoatan yang sama, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Awaluddin Hafid mengatakan, PLN berharap kolaborasi ini menjadi langkah awal sinergi untuk melakukan perluasan dan pengembangan kerjasama lainnya yang memungkinkan pemanfaatan potensi bisnis dalam Ekosistem Listrik.

“Program BPBL ini merupakan bukti nyata dukungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengejar target rasio elektrifikasi sebesar 100 persen,” ujar Awaludin.

Nurmala (61) Warga Lingkungan 30 Kelurahan Belawan 1 Kecamatan Medan Belawan Kota Medan Sumatera Utara, yang merupakan salah satu penerima Program BPBL bercerita bahwa selama ini ia menyalurkan listrik dari tiang listrik dekat rumah. Setelah menerima bantuan, ia merasa senang karena tak perlu merasa ketakutan seperti sebelumnya saat belum memiliki listrik mandiri.

“Saya sangat berterima kasih kepada pihak PLN dan juga sangat berterima kasih kepada bapak Drs.Hendrik Halomoan Sitompul ,MM yang telah memberi dan mendengarkan aspirasi masyarakat dalam Program BPBL ” sebutnya.

Tak jauh dari rumah Nurmala, terdapat rumah Hairul Amry (36) yang juga mendapatkan bantuan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).sama seperti Nurmala, sebelumnya, ia menyalur listrik melalui tiang listrik dekat rumah.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih telah mendapatkan bantuan ini,” ucap Hairul Amry. (Jali)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *