NEWS  

Soal Tewasnya Ibu dan Dua Balita Kembarnya di Deli Serdang Diduga Minum Kopi Beracun

Share

Deli Serdang, ArmadaBerita.Com

Kasus penemuan jasad seorang ibu rumah tangga bermasalah, Rista Dame Sari Saragh (38) dan dua anak kembarnya yang berusia belum genap 5 tahun, SAP dan SEP, masih menuai tanda tanya.

Pun begitu, polisi menduga ketiganya meninggal usai mengkonsumsi kopi yang dibubuhi racun.

Hal itu diungkapkan Kapolresta Delisl Serdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji kepada wartawan Kamis (7/4/2022) yang mengatakan kalau Almarhumah, Rista memesan kopi dari Aplikasi Gofood.

“Setelah pesanan diperoleh, yang bersangkutan diduga mencampurkan racun ke dalamnya. Kemudian diminumkan ke anak kembar laki dan perempuannya,” kata Irsan.

Alhasil, kedua bocah tak berdosa itu langsung tertidur hingga tak bernafas lagi dengan kondisi mulut berbusa. Selanjutnya, Rista diduga meminumkan ke dirinya sendiri hingga meninggal dunia.

“Jasad ketiganya tergeletak di tempat tidur kamar rumahnha. Disitu kami juga menemukan kopi yang diduga bercampur racun,” ungkap Kapolresta.

Namun sejauh ini Kapolresta belum bisa membenerkan alasan kenapa Rista nekat mengakhiri hidupnya dan kedua anak kembarnya dengan racun. Polisi juga sedang menyelidiki adanya dugaan lain bahkan sampai kepada orang terdekat yang berinteraksi dengan korban sebelum ditemukan meninggal di dalam kamar rumahnya. Jika hal itu terungkap, kematian Rista yang diduga karena meminum racun bisa terbuat lebar apakah karena depresi keluarga, ekonomi atau lainnya.

“Kita menyelidiki lebih dalam. Dan masih menunggu hasil forensik, sekaligus mengetahui jenis racun di dalam kopi itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, seorang ibu rumah tangga dan dua anak kembar berjenis laki dan perempuan berusia 5 tahun ditemukan tewas dalam kamar rumahnya di Jalan Antara Pasar 4,5, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Rabu (6/4/2022) malam.

Korban diketahui bernama, Rista Dame Sari Saragih (38). Dua anaknya SAP dan SEP berusia masing-masing lima tahun.

Penemuan jasad ibu dan dua anak kembar yang diduga baru menghembuskan nafas terakhirnya itu diketahui saat kedua orangtua Rista datang ke rumah korban dalam keadaan sepi. Kemudian masuk ke dalam dengan kunci yang dimiliki orangtuanya.

Kedua orangtua Rista mencoba membuka kamar korban, namun terkunci. Karena curiga, kedua orangtua Rista meminta bantuan warga sekitar untuk mendobrak kamar. Setelah terbuka, di situ korban dengan dua anak kembar tergeletak dalam keadaan tak bernyawa. (Mek/ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *