NEWS  

Pengemudi Diduga Gila Hebohkan Warga Medan

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Seorang pengemudi mobil pribadi jenis Toyota Sienta dengan Plat polisi BK 1364 WS mendadak hebohkan warga dan pengguna jalan raya di seputaran lapangan merdeka Medan, Jum’at (17/7/2020) siang.

Pasalnya, tanpa sebab musababnya, sang supir mobil tersebut mendadak melajukan mobilnya namun dengan berlawanan arah. Tak pelak hal itu menyebabkan para pengendara mobil dan sepeda motor lainnya yang siang itu padat menjadi ketakutan.

Selain melaju dengan berlawanan arah, sang supir diduga mengemudikan laju mobilnya secara ugal-ugalan.

“Sembronoh kali naik mobilnya, untung gak mencelakai pengendara lain, pokoknya bahaya kali lah tadi,” ujar Rizky pengedara driver online kepada wartawan.

Beruntung aksi ugal-ugalan itu dapat terhenti. Polisi datang ke lokasi dan sempatengamankan sang pengemudi. Saat diperiksa, pria itu bernama, Jon Sardi Purba (41) warga Jalan Mesjid, Kota Pematang Siantar.

“Sempat dibawa ke Polsek Medan Barat pengemudinya,” sebut warga lagi.

Kapolsek Medan Barat, Kompol Afdal Junaidi saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengendara mobil siang tadi di seputaran Lapangan Merdeka Medan mengendarai mobilnya dengan berlawanan arah yang mengganggu pengguna jalan lainnya. Namun dijelaskan bahwa yang bersangkutan mengidap penyakit gila.

“Dia bwrkendara bukan karena memakai narkoba. Tapi memang ada kelainan kejiwaan sejak lahir. Dia ada gilanya gitu,” aku Kompol Afdal.

Hal itu diketahui, jelas Afdal, setelah orangtuanya datang menjelaskan prihal permasalahan anaknya. Kuat dugaan, Jon Sardi Purba membawa mobil dari rumahnya di Siantar menuju Medan tanpa sepengetahuan keluarganya.

“Orangtuangnya merupakan seorang dokter bernama, dr Sarmedi Purba. Jadi anaknya ini memang sakit seperti orang gila sejak kecil, tapi bukan idiot, soalnya dia kuliah dan berstatus mahasiswa meski usianya sudah 40 tahunan,” terangnya.

Kompol Afdal juga mengakui bahwa kini pengendara tersebut sudah dibawa keluarganya lalu dirujuk ke rumah sakit untuk diobati dan menjalani perawatan.

“Jadi sakitnya pun kambuh-kambuh. Kalau gak kambuh yah seperti orang sehat biasa. Jadi, waktu dia berkendara dia gak mengkonsumsi obat yang seharusnya diminumnya selama ini sehingga kumat sewaktu berkendara dan melintas di wilayah hukum kita,” pungkas Kapolsek. (Nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *