NEWS  

Lompat ke Rel Saat Kreta Api Datang, Pasaribu Tewas Terpotong

Share

Percut, armadaberita.com

Entah apa yang ada dibenak, Ferry Pasaribu. Pria berusia 49 tahun itu diduga sengaja melompat ke rel kreta api saat kreta api jurusan Medan menuju Binjai tiba di Jalan Baru, Desa Tembung, Kecamatan Percut Tuan, pada Kamis (21/11) sekira jam 10.00 wib.

Alhasil, lanju kreta api dengan kecapatan tinggi langsung menghantamnya. Akibatnya, tubuh pria yang beralamat di Komplek Permata Permai Blok E / 102, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, terpotong dua.

Menurut Andi (42) warga di lokasi, korban sengaja nekat melompat ke rel perlintasan kreta api saat kreta api tiba. Diduga, korban merencanakan bunuh diri dengan cara melompat saat kreta api tiba.

“Soalnya dia sudah ada sekitar setengah jam di pinggiran rel. Sepertinya menunggu kreta apai. Nah, pas kreta api datang, dia baru melompat ke rel,” ujarnya.

Situasi itu pun sontak membuat warga dan para pengguna jalan menjadi heboh. “Ada yang tertabrak kreta api. Ihh serem kali, badannya terpotong dua,” ucap Sri, pengguna jalan yang langsung bergegas pulang.

Eko, selaku petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Bandar Khalipah, menuturkan, pagi itu korban (Ferry) datang ke lokasi. Menurutnya, korban sengaja berdiri dipinggiran rel kereta api.

Tak lama kereta api barang KLB V1/11922 yang di Masinisi Heri Handoko, dengan kecepatan tinggi dari arah Medan menuju Tebing Tinggi datang melintas. Melihat kereta api melints seketika Ferry, langsung melompat masuk ke dalam rel hingga tubuhnya ditabrak kereta api dan terpental hingga terpotong dua.

Warga yang mengetahui adanya korban ditabrak kereta api, dengan cepat datang memadati lokasi pinggiran rel.

Oleh petugas Polsuska lantas meneruskan informasi itu ke pihak Polsek Percut Sei Tuan. Tak lama berselang, petugas unit lantas sektor Percut Sei Tuan datang ke lokasi kejadian.

Usai melakukan pendataan terhadap identitas korban dan mencari keterangan saksi dilokasi, selanjutnya jenazah pria malang itu di evakusi kerumah sakit Pirngadi Medan.

“Jenazah korban sudah dibawa ke RS Pringadi Medan menunggu pihak keluarga,” sebut, Humas Percut Sei Tuan, Aiptu Basyramansah. (Nst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *