NEWS  

Galian Yayasan Santani Abadi Makan Korban, Pelajar Tewas Tenggelam

Share

Deli Serdang, ArmadaBerita.com

Nasib naas dialami seorang pelajar bernama Dika (14) warga Jalan Medan – Lubuk Pakam Km 19, Gang Rukun, Dusun V Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Morawa, tewas tenggelam ke dalam kubangan bekas galian, Selasa (22/03/2022) sekitar pukul 18.00 WIB.

Diketahui bahwa lokasi kejadian berada di Jalan Medan-Lubuk Pakam KM 19 Dusun V Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Morawa tepatnya di lokasi areal pemakaman umat ber Agama Budha (Yayasan Sentana Abadi).

Tewasnya pelajaran 14 tahun itu berawal pada hari Selasa tanggal 22 Maret 2022 sekitar pukul 17.00 WIB, saat korban bersama beberapa orang rekannya datang ke TKP (kolam) yang berada di lokasi Yayasan Sentana Abadi (tempat pemakaman umat beragama Budha), hendak mandi.

Korban bersama rekannya sempat dilarang oleh seorang warga bernama Robinson Simanjuntak yang kebetulan berada di sekitar TKP sebagai pekerja kebersihan Areal kuburan umat beragama Budha tersebut. Karena dilarang, korban bersama rekannya tidak jadi mandi di kolam tersebut dan pergi meninggalkan lokasi TKP.

Kemudian sekitar pukul 18.00 WIB, Robinson mendengar dari rekannya yang lain bahwa di TKP kolam tersebut ada anak tenggelam yang di ketahui bernama Dika.

“Saat saya ke lokasi, korban sudah tidak berada lagi di TKP dan sudah di Bawa ke RS Grand Medistra oleh warga yang ikut membantu menolong korban tenggelam,” kata Robinson.

“Korban tidak pandai berenang dan kedalaman kolam tersebut kurang lebih ada 3 Meter,” terangnya lagi.

Robinson menambahkan, kolam atau kubangan tersebut baru digali sekitar 2 Minggu untuk tempat penampungan air apabila hujan agar air tidak menggenangi areal pemakaman.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang AKP Firdaus Kemit, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar bang, keluarga korban sudah membuat pernyataan menerima ini adalah musibah dan saat ini jenazah sudah dikebumikan,” bilangnya.

Dari hasil amatan di lokasi kejadian, tidak ada tanda larangan untuk bermain atau untuk mandi bahkan di areal kubangan atau kolam itu tidak ada pagar maupun penutup. Saat ini lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi. (CK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *