Deli Serdang, ArmadaBerita.Com
Kepergok membongkar Kantor Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, pemuda bernama Wan Asril (27) babak belur dihajar massa. Wajahnya pun menghitam karena bonyok.
Sementara temanya Guntur (22) penduduk Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam yang ikut serta dalam membongkar kantor desa tersebut berhasil melarikan diri.
Kanit Reskrim Polsek Lubuk Pakam, Iptu Randi Anugrah, mengatakan kedua pelaku kepergok warga saat Kepala Desa (Kades) Bakaranb) Batu Muhammad Irwan Tanjung (53) sedang minum jamu bersama dengan beberapa warga di depan kantor desa.
“Sewaktu Kades lagi menum jamu dengan sejumlah warga dan mereka melihat ada dua pria tak dikenal masuk dari belakang kantor desa. Lalu didatangi,” sebut warga bernama, Randi.
Setiba di kantor desa, lanjut Randi Kades Bakaran Batu bersama beberapa warga mendapati kedua pelaku sedang merusak pintu dengan menggunakan linggis.
“Tanpa basa-basi, kedua pria tersebut diamankan oleh Kades bersama dengan sejumlah warga. Sementara satu dari pelaku lainya berhasil melarikan diri,” sambung Randi.
Tak berhenti di situ, sebut Randi sejumlah warga yang geram atas aksi nekat pelaku Wan Asril yang tertangkap langsung menghajarnya bertubi-tubi.
Beruntung Unit Reskrim Polsek Lubuk Pakam ceoat tiba di lokasi kejadian setelah menerima informasi adanya pembongkaran kantor desa.
Setelah itu, kata Randi pelaku Wan Asri yang diketahui warga Jalan Tengku Fachrudin, Lingkungan 11, Kelurahan Lubuk Pakam I/II, Kecamatan Lubuk Pakam diboyong ke Polsek Lubuk Pakam guna proses lanjutan.
“Pelaku dijerat dengan Pasal 363 (1) ke 3e,4e,5e jo 53 (1) KUHPidana dengan ancaman di atas lima tahun penjara. Untuk rekannya Guntur yang melahirkan diri dalam pengejaran petugas,” pungkasnya. (Ck)











