NEWS  

Antonius Tumanggor Minta Polsek Medan Barat Segera Menangkap Pembunuh Mei Rani Sitompul

Antonius Tumanggor saat mendampingi keluarga korban membuat laporan di Polsek Medan Barat.
Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor berharap Polsek Medan Barat segera menangkap pelaku pembunuh Mei Rani Br Sitompul (49), warga Jalan Karya Gang Sepakat Dalam Kelurahan Karang Berombak, Rabu (24/4/2024).

Antonius Tumanggor mengatakan sekitar pukul 19.30 WIB, dia mendapat informasi dari saksi mata Sitompul Br. Pangaribuan yang datang ke kediamnanya di Jalan Lorong Tapanuli No. 50c dan menanyakan rumah Sitompul Br. Sibarani. Tujuan saksi untuk memberitahukan bahwa keluarga mereka ada yang mati dibunuh dan saat itu mayat masih di rumah pelaku.

Mendengar itu, Antonius Tumanggor dan Koordinator Sopo Restorasi berangkat ke rumah korban dengan membawa ambulan sekaligus menghubungi Polsek Medan Barat.

“Kejadian itu sempat membuat heboh warga setempat, apalagi mayat masih berada dirumah pelaku. Dimana pelaku pembunuhan yakni seorang laki-laki diketahui kabur usai membunuh korban,” kata Politisi dari Partai NasDem Kota Medan.

Usai dilakukan pemeriksaan Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Tim Inafis dari Polrestabes Medan, selanjutnya, tambah Antonius, mayat korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Antonius Tumanggor berharap, usai saksi-saksi di periksa di Polsek Medan Barat, segera pelaku ditangkap, untuk mengungkap motif di balik pembunuhan tersebut dan mempercayakan sepenuhnya kepada pihak aparat Kepolisian.

Sekitar 19.30 WIB, N Br. Banjarnahor (64) melihat keramaian orang di rumah pelaku inisial R, lalu menanyakan ramai-ramai ada apa. Dan warga sekitar mengatakan ada pembunuhan. Mengenal korban, N. br. Banjarnahor pun menemui Antonius Tumanggor untuk memberitahukan kejadian tersebut sekaligus menemui keluarga korban yang rumahnya tidak jauh dari rumah wakil rakyat asal Dapil 1 Kota Medan.

Sumarni, Kepala Lingkungan 19 mengaku dia mengetahui adanya penemuan mayat dari seorang warga yang melaporkan.

“Kabar yang saya dapat, saat di rumah ditemukannya mayat tersebut, warga ada melihat pelaku R lari, selanjutnya di kejar warga. Pelaku di ketahui hanya memakai kolor. Namun sayangnya, pelaku tidak berhasil ditangkap,” sebut Kepling.

Santer terdengar sebelum Mei Rani Sitompul ditemukan meninggal, warga sering mendengar keributan dan suara menjerit-jerit diketahui suara korban berasal dari dalam rumah pelaku R. Namun, karena dianggap keributan antara suami dan istri, warga pun tidak terlalu menghiraukannya.

Seorang warga sekitar yang minta namanya tidak ditulis, mengaku korban dan pelaku diduga pasangan yang berstatus pacaran dan belum menikah secara sah.

Saat ini pihak Polsek Medan Barat masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pembunuhan tersebut dengan memeriksa saksi – saksi. (IM/ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *