NEWS  

Antisipasi Virus Corona: Pemkab Madina Liburkan Sekolah, Siswa Belajar di Rumah

Sekretaris Daerah Kabupaten Madina, Gozali Pulungan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Madina, Gozali Pulungan.
Share

ArmadaBerita.Com, MADINA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, akhirnya memutuskan meliburkan seluruh siswa mulai tingkat PAUD, TK, SD dan untuk sementara belajar di rumah. Hal ini terhitung mulai 19 Maret hingga 1 April 2020.

“Bukan libur, tapi belajar di rumah,” kata Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Madina Gozali Pulungan kepada wartawan usai rapat kordinasi penanganan virus corona (covid-19) di Aula Pemkab Madina, Selasa (17/3/2020) sore.

Menurut Gozali, sampai saat ini jadwal ujian bagi semua tingkatan yang sudah ditetapkan belum ada perubahan. “Masih tetap, belum ada wacana penundaan jadwal ujian,” katanya.

Gozali menyebutkan, langkah pertama yang dilakukan pemkab dalam mengantisipasi penyebaran virus corona di Madina adalah dengan membentuk gugus
tugas percepatan penanganan covid-19 dengan melibatkan leading sector, seperti kesehatan, pendidikan, kepegawaian, dan kebencanaan. Bidang kesehatan,
misalnya, pemkab akan melakukan penyekatan kemungkinan datangnya pemapar virus corona dari daerah lain, misalnya, dari wilayah Sumbar.

“Kita upayakan mereka tidak melintas di Madina, kalau terpaksa, mereka harus diberikan sanitasi. Baru boleh masuk ke Madina,” katanya.

Sementara terkait kepegawaian, jelas Gozali, untuk sementara absensi fingerprint ditiadakan dan diganti absensi manual. Hal ini lantaran pemaparan virus corona dari wadah, bukan dari udara.

“Selain itu, apel gabungan setiap Senin serta apel harian yang dilaksankan di masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah) untuk sementara ditiadakan,” katanya.

Mengenai perjalanan dinas pegawai, jelas sekda, harus yang betul-betul terpaksa dan sangat strategis. “Kalau sudah melakukan perjalanan dinas luar, ternyata tempat tugasnya merupakan provinsi yang darurat virus corona, yang bersangkutan akan diisolasi selama 14 hari baru boleh masuk kantor kembali.”

Lalu dimana tempat isolasi bagi yang diduga terpapar virus corona, menurut Gozali, pemkab sudah mempersiapkan RSUD Panyabungan dan puskesmas-puskesmas rawat inap. (Liansah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *