NEWS  

Abang Beradik Ditemukan Tewas di Komplek Citra Dafa, Diduga Kesetrum

Share

Percut, ArmadaBerita.Com

Muhammad Emir Alfaiz (20) dan adiknya, Quinsha Az Zahra (14) ditemukan ditemukan warga tewas di dalam rumahnya di Jalan Perbatasan, Komplek Citra Dafa Blok C13, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang pada Minggu (28/5/2023) sekira pukul 14.00 WIB.

Kedua jasad abang beradik ini ditemukan dalam posisi telentang tak jauh dari kulkas di dapur rumahnya. Kuat dugaan, keduanya tewas akibat kesetrum dari kabel arus listrik kulkas.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu J. Simamora kepada wartawan, Senin (29/5/2023) menyatakan kalau kedua korban memang diduga kuat meninggal akibat kesetrum. “Dari hasil penyelidikan oleh tim Inafis karena kesetrum dari arus listrik kulkas,” kata J. Simamora.

Diungkapkannya bahwa penemuan kedua mayat abang beradik itu diketahui oleh warga yang curiga rumah yang dihuni kedua warga asal Jalan Halat, Gang Cempaka I, Kelurahan Kota Matsum, Medan Denai itu tak biasanya tertutup hingga sore hari. Padahal, kedua abang beradik itu diketahui berada di dalam rumah.

“Iya jadi mereka bolak-balik ke rumah itu karena orang tua mereka sakit dan masih berada di alamat lama di Jalan Halat, Kota Matsum,” terang Iptu J. Simamora.

Setelah mengetahui kabar duka mendalam itu, jelas Iptu J. Simamora, orang tua dan pihak keluarga menyatakan ikhlas dan tidak akan menuntut atas kematian keduanya. “Orangtuanya sudah mengaku ikhlas dan telah membuat surat pernyataan,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah, Muhammad Emir Alfaiz, ditemukan ada luka di bagian kepala  korban. Sementara terhadap jasad asiknya yang bersebelahan dengan posisi Kulkas berdiri, tidak ditemukan adanya luka. “Luka dpada abangnya itu diduga akibat terbentur lantai,” ungkap J. Simamora.

Selain itu, lanjut Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, berdasarkan keterangan warga, Iwan dan Ahmad Aris Afandi, karena kecurigaan warga, rumah itu dibuka. “Warga menemukan jasad keduanya sudah tergeletak di dapur rumahnya,” pungkasnya.

Menurut warga, kedua abang beradik itu kesetrum lantaran kawasan yang ditempati keduanya diduga kerap terkena banjir. “Itu komplek yang sering langganan banjir, mungkin pas airnya masuk ke dapur rumah, adiknya membuka kulkas lalu tersengat listrik dari lantai yang tergenang air. Mungkin juga abangnya mau menolong, namun tersengat juga karena memang lantainya basah,” ujar, Randy (53) warga Bandar Setia. (ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *