Medan, ArmadaBerita.Com – Pemerintah Kota Medan terus memperkuat posisinya sebagai kota tujuan investasi internasional. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, membuka peluang luas bagi investor asal India untuk menanamkan modal di berbagai sektor strategis melalui pertemuan bertajuk India–Indonesia Business Promotion di Hotel Arya Duta Medan, Sabtu (28/3/2026).
Pertemuan tersebut digelar bersama Konsulat Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, serta dihadiri pelaku usaha dan pemangku kepentingan dari kedua negara. Agenda ini menjadi langkah konkret mempererat hubungan ekonomi sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor antara Kota Medan dan India.
Dalam sambutannya, Wali Kota Rico Waas menegaskan bahwa kesamaan nilai budaya antara masyarakat Medan dan India menjadi fondasi kuat untuk membangun kerja sama jangka panjang. Menurutnya, India bukan hanya mitra dagang, tetapi juga mitra strategis dalam pengembangan teknologi dan sumber daya manusia.
“India merupakan negara besar dengan peradaban kuat serta kemajuan di berbagai bidang. Hal ini membuka peluang sinergi yang luas bagi Kota Medan, mulai dari ekonomi, teknologi, pendidikan hingga budaya,” kata Rico Waas.
Rico juga memaparkan visi pembangunan Kota Medan melalui konsep “Medan untuk Semua”. Visi tersebut diterjemahkan dalam sejumlah misi utama, yakni berbudaya, unggul, energik, tertib dan aman, humanis, serta ramah.
Ia menekankan bahwa semangat inklusivitas dalam “Medan untuk Semua” menjadi landasan pemerintah kota untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.
“Semangat Medan untuk Semua menjadi dasar kami dalam membangun kota yang inklusif, bertuah, maju, dan berkelanjutan,” sebutnya.
Melalui forum tersebut, Pemko Medan secara terbuka mengundang investor India untuk menjajaki peluang kerja sama di berbagai sektor prioritas. Beberapa sektor yang ditawarkan antara lain kesehatan, infrastruktur, teknologi, serta ekonomi kreatif.
Rico Waas optimistis kolaborasi antara Medan dan India dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat posisi Medan sebagai kota global yang terbuka bagi investasi internasional.











