MEDAN, ARMADA BERITA – Direktur Politeknik Cendana, Supriyanto, SP, M. Si, menekankan pentingnya mahasiswa menjadi pelopor perubahan dan menjadi bagian dari solusi atas setiap permasalahan di Indonesia serta dan mampu menuangkan gagasannya dalam bentuk konsep akademik yang bermanfaat.
“Kita berharap melalui tantangan tersebut, kita dapat menjadi mahasiswa yang bijaksana, mampu melaksanakan dan memberikan solusi atas setiap permasalahan, dan mampu menuangkan dalam bentuk konsep akademik sehingga dapat menjadi yang baru dan bermanfaat,” ujarnya dihadapan 96 mahasiswa Politeknik Cendana yang resmi diwisuda, pada Sabtu (20/1/24). Acara yang berlangsung di Ball Room Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo, Medan, itu dipenuhi haru dan kebanggaan.
Dalam pesannya kepada para wisudawan, Supriyanto, menyampaikan harapannya agar ilmu yang telah diperoleh selama kuliah dapat digunakan dengan bijaksana. “Tetap terus belajar, dan ilmu yang telah diperoleh sepatutnya digunakan untuk membantu menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin kompleks,” petuahnya.
Supriyanto juga membagikan kabar gembira terkait perubahan Politeknik Cendana. Pada hari ini, mahasiswa yang diwisuda merupakan angkatan terakhir dari program studi berbasis manajemen, karena sebelumnya diterima dalam bentuk akademi. “Namun, kita terus menguatkan eksistensinya dengan membuka program studi baru,” ungkapnya.
Program studi baru tersebut antara lain Sarjana Terapan Komputer Grafis dan Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan. “Kini, kita memiliki tiga program sarjana terapan, yaitu Manajemen, Pemasaran Internasional, Teknologi Rekayasa Komputer Grafis, dan Akuntansi Perpajakan. Politeknik Cendana juga aktif dalam kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi baik nasional maupun internasional,” jelas Supriyanto.
Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, Politeknik Cendana terus bersinergi dengan 16 perguruan tinggi nasional dan 12 perguruan tinggi lokal. “Melalui pertukaran dosen, mahasiswa, penelitian, dan publikasi bersama, serta penyelenggaraan seminar internasional dan nasional, kita bersama-sama berperan aktif di tengah masyarakat,” tambahnya.
Supriyanto menyimpulkan, melalui pengabdian masyarakat, Politeknik Cendana telah aktif melibatkan diri dalam pertukaran pengetahuan dan pengalaman dengan mitra lokal, nasional, dan internasional. “Sebagai eksplorasi, kita memiliki kewajiban untuk berperan aktif di tengah masyarakat melalui pengabdian masyarakat oleh tenaga pendidik dan mahasiswa,” tutupnya.

Ketua Lembaga Pelayanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumut, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., menyatakan, “Kita berkolaborasi tidak berkompetisi dalam memajukan Perguruan Tinggi Swasta. Transformasi pendidikan tinggi mendekatkan mahasiswa kepada dunia industri.”
Ia juga berpesan kepada para wisudawan untuk senantiasa bersyukur, berbakti pada orangtua, dan memperbanyak jejaring pertemanan.

Ketua Aptisi Sumut, Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, SE. MM menambahkan, “Politeknik Cendana sebuah Institusi yang tidak mau diam dan terus bergerak hal ini terbukti dengan dibukanya dua program studi baru pada 2024. Kepada para wisudawan, ia mengucapkan selamat dan berpesan agar terus belajar serta memberikan kontribusi kepada almamater.

Tak ketinggalan, Kepala SLB Negeri Pembina, Mardi Panjaitan, juga ikut memberikan komentarnya, “Saya bersyukur menjadi tamu kehormatan di acara wisuda yang bersejarah ini. Bahkan di luar dugaan, saya diberikan penghargaan sebagai kepala sekolah inspiratif oleh Politeknik Cendana. Semoga Politeknik Cendana semakin Jaya dan luar biasa di bawah kepemimpinan Pak Supriyanto.” (Dewa)











