Daerah  

Semarak Milad ke-2 PERMATA Lhokseumawe: Seribu Cinta untuk Merawat Budaya dan Persaudaraan Mahasiswa Nusantara

Share

Armadaberita.com | LHOKSEUMAWE – Suasana kebersamaan dan semangat budaya kental terasa saat Persatuan Mahasiswa Padang Lawas Utara (PERMATA) Lhokseumawe–Aceh Utara menggelar Milad ke-2 di Pantai Ujung Bate, Blang Panyang, Muara Satu, Lhokseumawe, Minggu (29/6/2025). Dengan mengusung tema “Satu Langkah, Seribu Cinta Bersama PERMATA: Mewujudkan Saparhataan, Sapartahian, Horas, Horas, Horas”, acara berlangsung hangat dan penuh makna sejak pagi hingga sore hari.

Milad ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi internal, tetapi juga mempererat kolaborasi antarpaguyuban mahasiswa se-Lhokseumawe. Tampak hadir organisasi mahasiswa dari berbagai daerah seperti IMASA (Asahan), HIMALABURA (Labuhanbatu Utara), IMAPAS (Pasaman), IMPS (Pematang Siantar), hingga IMAPALAS (Padang Lawas). Kehadiran mereka menjadi simbol kekuatan solidaritas lintas budaya di ranah mahasiswa perantauan.

Sebagai bentuk penghormatan, PERMATA mempersembahkan tarian tradisional khas Paluta, Endeng-Endeng. Tarian ini menggambarkan nilai-nilai penyambutan dan kekayaan budaya yang diwariskan dengan penuh semangat oleh mahasiswa di tanah rantau.

Ketua Panitia, Abdul Mansur Hasibuan, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara. “Alhamdulillah, Milad ke-2 ini berlangsung sukses dan sarat kehangatan. Semoga persaudaraan yang terbangun hari ini menjadi pondasi kolaborasi ke depan,” ujarnya.

Senada, Ketua Umum PERMATA Lhokseumawe, Parlin Muda Saputra Harahap, menegaskan Milad ini bukan sekadar seremonial. “Ini momen refleksi dan penguatan komitmen dalam menjaga budaya serta membangun ruang sinergi antarpaguyuban. PERMATA akan terus menjadi rumah yang inklusif dan berdaya bagi mahasiswa Paluta di perantauan,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kolektif, mengukuhkan semangat kebersamaan di antara para mahasiswa dari berbagai penjuru Sumatera dan Nusantara. Milad ke-2 PERMATA pun menjadi bukti bahwa cinta akan tanah kelahiran dan persaudaraan bisa tumbuh kuat di manapun berada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *