Daerah  

Pengurus BKM se-Kecamatan Besitang Ikuti Pembinaan Manajemen Masjid

Share

ARMADABERITA.com | Besitang – Pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) se-Kecamatan Besitang mengikuti pembinaan manajemen masjid pada Selasa (12/3/2025) atau bertepatan dengan 12 Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme pengurus dalam mengelola masjid secara modern dan terstruktur agar lebih optimal dalam melayani jamaah.

Dengan mengusung tema “Kolaborasi Menuju Manajemen Masjid yang Profesional: Masjid Makmur, Jama’ah Sejahtera”, pembinaan ini menekankan pentingnya tata kelola berbasis manajemen modern, efektivitas, serta transparansi dalam pengelolaan masjid.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan ini, di antaranya:

  • Dr. H. Sabaruddin Bisri, Lc., M.A., Kepala KUA Besitang, yang membahas peran masjid sebagai pusat pembinaan umat.
  • Juli Hukum, BE, Ketua BAZNAS Kabupaten Langkat, yang memaparkan strategi optimalisasi dana umat.
  • Miswanto, S.Pd., Ketua DMI Belitung, yang berbagi pengalaman dalam tata kelola masjid.
  • Ardisyah, S.Pd., Ketua BKM Masjid Raya Besitang, yang menekankan pentingnya sinergi antar-pengurus untuk meningkatkan pelayanan bagi jamaah.

Ketua panitia, Mahatir, menyampaikan bahwa pembinaan ini menjadi momentum penting bagi pengurus masjid untuk meningkatkan kualitas pengelolaan.

“Kami berharap pengurus masjid lebih profesional dalam mengelola administrasi, keuangan, dan program keagamaan. Dengan manajemen yang baik, masjid dapat menjadi pusat kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan organisasi keislaman. Fokus utama pembinaan meliputi:

  • Peningkatan profesionalisme administrasi dan keuangan masjid.
  • Penguatan peran masjid sebagai pusat dakwah dan sosial.
  • Pengembangan jaringan kerja sama antar-pengurus untuk berbagi pengalaman dan inovasi.

Acara berlangsung dengan antusiasme tinggi dan diakhiri dengan sesi diskusi serta tanya jawab guna memperdalam pemahaman peserta dalam pengelolaan masjid yang lebih profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *