ARMADABERITA.COM, LANGKAT — Pembangunan saluran irigasi di Dusun Sidodadi, Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, yang dikerjakan pada akhir 2025, menuai sorotan warga. Pasalnya, meski belum genap setahun digunakan, kondisi bangunan irigasi tersebut dilaporkan telah mengalami keretakan di sejumlah titik.
Warga mengaku menemukan retakan pada beberapa bagian dinding beton saluran irigasi. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas konstruksi, terutama daya tahan bangunan dalam jangka panjang. Sejumlah warga menilai pondasi bangunan perlu mendapat perhatian serius agar kerusakan tidak semakin meluas.
Salah seorang warga, J. Sinaga, Senin (26/1/2026), menyampaikan adanya perbedaan antara informasi yang diterima masyarakat saat pengerjaan berlangsung dengan kondisi bangunan yang terlihat di lapangan. Menurutnya, saat pembangunan disebutkan panjang saluran irigasi sekitar 150 meter. Namun, warga menilai perlu dilakukan pengukuran ulang untuk memastikan kesesuaian antara perencanaan dan realisasi pekerjaan.
Selain retakan, warga juga menyoroti kondisi dasar saluran irigasi. Di beberapa titik, bagian dasar masih terlihat berupa tanah dan belum dicor. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi fungsi irigasi, terutama saat debit air meningkat.
Pantauan di lokasi, tampak keretakan pada beberapa bagian dinding saluran. Warga berharap temuan tersebut segera ditindaklanjuti agar tidak berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.
Di sekitar lokasi, terdapat pula pekerjaan rehabilitasi saluran irigasi sepanjang sekitar 300 meter. Namun, warga menyebut sebagian pekerjaan terlihat belum rampung sepenuhnya. Selain itu, selama proses pembangunan, warga mengaku tidak menemukan papan informasi proyek, sehingga tidak mengetahui secara jelas nama kegiatan maupun besaran anggaran yang digunakan.
Warga Dusun Sidodadi, Br. Situmorang, menilai keterbukaan informasi proyek merupakan hal penting. Menurutnya, papan informasi menjadi sarana transparansi sekaligus memungkinkan masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan.
Melalui pemberitaan ini, warga berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Langkat dapat melakukan peninjauan dan evaluasi terhadap kondisi pembangunan irigasi tersebut. Warga berharap saluran irigasi yang dibangun benar-benar berfungsi optimal dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.











