Armadaberita.com, Madina – Rencana aksi damai masyarakat untuk menyelamatkan Jembatan H. Abdul Hakim Ritonga di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (22/9/2025), batal digelar. Alasannya, dua camat setempat siap memfasilitasi perwakilan warga beraudiensi dengan Bupati Madina.
Koordinator aksi Armanto Siregar bersama Koordinator Lapangan Rahmad Hidayat menjelaskan, mereka sudah menerima surat yang ditandatangani Camat Panyabungan Utara dan Camat Naga Juang. Dalam surat itu, kedua camat berkomitmen membawa perwakilan massa bertemu Bupati Saipullah untuk membicarakan nasib jembatan yang menjadi akses penting warga Naga Juang dan Desa Jambur.
“Kami ingin bupati segera memperhatikan jembatan ini. Minimal lakukan normalisasi sungai Batang Gadis di bawah jembatan supaya kerusakan tidak semakin parah,” kata Rahmad Hidayat.
Armanto Siregar menambahkan, bila dalam waktu satu minggu bupati tidak memberi kejelasan, mereka akan menggalang massa lebih banyak dan menggelar aksi besar-besaran. “Kalau sulit membangun yang baru, paling tidak rawat yang ada,” tegasnya.
Pantauan di lapangan, meski aksi batal, aparat Polres Madina tetap berjaga di lokasi untuk memastikan keamanan. Warga berharap audiensi dengan bupati segera membuahkan langkah nyata demi menyelamatkan Jembatan H.A Hakim Ritonga yang kondisinya kian memprihatinkan.











