MEDAN, ARMADABERITA — Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Sumatera Utara membawa target berlapis ke Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II di Nusa Tenggara Timur. Mereka memburu medali emas sekaligus berharap mengirim atlet dan pelatih ke Special Olympics World Summer Games (SOWSG) 2027 di Santiago, Chile.
Ketua SOIna Sumut Agus Sinaga mengatakan target tersebut menjadi bagian dari persiapan kontingen menghadapi kompetisi nasional. Para atlet, kata dia, telah menjalani latihan dan pembinaan sesuai cabang olahraga masing-masing.
“Target kami tentu mendapatkan medali emas di Pesonas II. Selain itu, kami berharap ada atlet dan pelatih dari Sumatera Utara yang mendapat kesempatan mengikuti SOWSG 2027 di Santiago,” ujar Agus.
Pesonas II menjadi penting karena ajang ini menjadi ruang bagi atlet untuk menguji hasil latihan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding di tingkat nasional. Penampilan di arena tersebut juga akan menentukan peluang mereka melanjutkan perjalanan ke kompetisi internasional.
SOIna Sumut menyiapkan sejumlah atlet asal Medan. Mereka antara lain Zidan yang turun di atletik dan renang, Eliakim pada bulu tangkis, Abbas pada renang, Mika Hutahaean pada bocce, serta Jhon pada atletik.
Persiapan dilakukan tidak hanya melalui latihan teknis. Kondisi fisik dan mental atlet juga menjadi perhatian menjelang pertandingan. Pelatih memantau perkembangan setiap atlet sesuai nomor yang diikuti.
Bagi Agus, peluang tampil di SOWSG 2027 menjadi motivasi tersendiri bagi atlet dan pelatih. Jika ada wakil Sumut yang terpilih, kesempatan tersebut juga akan menjadi bagian dari capaian pembinaan olahraga bagi penyandang disabilitas intelektual di daerah.
Namun, Santiago masih berada di ujung perjalanan. Para atlet terlebih dahulu harus melewati persaingan di Pesonas II dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Target tersebut juga memperlihatkan bahwa pembinaan SOIna tidak semata diarahkan pada perolehan medali. Kompetisi menjadi sarana untuk memberi atlet pengalaman, ruang berkembang, dan kesempatan berkompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.
Bagi para atlet Sumut, jalan menuju panggung dunia dimulai dari arena nasional. Pesonas II menjadi kesempatan untuk membuktikan hasil latihan sekaligus membuka peluang menuju Santiago pada 2027.











