Medan, ArmadaBerita.Com – Ancaman kejahatan siber, kebocoran data, dan penipuan online mendorong mahasiswa untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi. Generasi muda diharapkan mampu menjadi penggerak transformasi digital yang aman, beretika, dan bertanggung jawab.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution dalam Dies Natalis XV Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (PERMIKOMNAS) Wilayah I Aceh-Sumut yang dirangkaikan dengan Seminar IT Nasional di Medan, Sabtu (22/8/2026).
Bobby yang diwakili Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Harahap melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Porman Mahulae mengatakan, perkembangan teknologi harus diikuti peningkatan kemampuan dan kesadaran digital.
“Generasi muda tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi. Mahasiswa harus memahami teknologi, memiliki etika digital, sadar terhadap keamanan data, dan mampu menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Seminar bertema “Hukum di Era Digital: Menangani Cyber Crime, Data Breach & Penipuan Online” tersebut menyoroti tantangan yang muncul seiring semakin luasnya penggunaan teknologi.
Menurut Bobby, kemampuan teknis harus berjalan seiring dengan pemahaman mengenai keamanan data dan konsekuensi penggunaan teknologi. Perguruan tinggi dan organisasi mahasiswa dinilai memiliki peran penting dalam membangun budaya digital yang sehat.
Ia juga mendorong kolaborasi pemerintah, kampus, dunia industri, dan mahasiswa untuk membangun ekosistem digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik dan Komputer Universitas Dharmawangsa, Zulham, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai ruang bagi mahasiswa memperluas wawasan dan memperkuat jejaring antarkampus.
Ia berharap kegiatan serupa terus dikembangkan dengan cakupan lebih luas serta mampu membawa nama baik almamater.
Dengan meningkatnya ancaman di ruang digital, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami risikonya dan ikut menciptakan solusi. Transformasi digital membutuhkan generasi yang bukan hanya melek teknologi, tetapi juga sadar keamanan dan bertanggung jawab.











