EKBIS  

UMKM Medan Masuk Etalase Uniqlo, Enam Produk Lokal Lolos Kurasi

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Ketua Dekranasda Kota Medan Ny. Airin Rico Waas di bazar produk karya pelaku usaha lokal yang dipasarkan melalui program Uniqlo Neighborhood Collaboration di Delipark Mall, Medan. (Ist)
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Medan mulai mendapat panggung lebih luas setelah enam produk karya pelaku usaha lokal resmi dipasarkan melalui program Uniqlo Neighborhood Collaboration di Delipark Mall, Medan.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya membuka akses pasar baru bagi produk lokal. Tak sekadar memajang produk di pusat perbelanjaan, program ini juga menunjukkan bahwa pelaku UMKM dituntut memiliki standar kualitas, inovasi, serta kesiapan pemasaran yang mampu mengikuti kebutuhan pasar modern.

Peluncuran kolaborasi tersebut berlangsung Jumat (21/8/2026) dan dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua Dekranasda Kota Medan Ny. Airin Rico Waas.

Rico mengatakan, masuknya produk UMKM binaan Dekranasda Kota Medan ke area showcase Uniqlo merupakan kesempatan penting bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen yang lebih luas.

“Produk-produk unggulan asli lokal kita kini bisa masuk ke etalase Uniqlo Delipark. Ini menjadi tanda bahwa UMKM kita punya kesempatan besar untuk masuk ke pasar yang jauh lebih luas,” ujar Rico.

Enam produk yang berhasil melewati proses kurasi tersebut berasal dari sejumlah pelaku UMKM, yakni produk handycraft dan kriya dari Adelia Sparkling, El Hand Embroidery, dan Zainab Collection; tas berbahan anyaman dari Anyam Darung; Minyak Karo Lauchi; serta produk tas ramah lingkungan dari Wira Bags Production.

Menurut Rico, keberadaan produk tersebut di ruang ritel modern diharapkan menjadi pemicu bagi UMKM lainnya untuk meningkatkan mutu dan daya saing.

“Kita mendorong para pelaku UMKM yang memiliki potensi agar meningkatkan kualitas produknya. Kita punya kesempatan untuk bisa bersaing di pasar yang lebih luas dan dikenal lebih banyak orang,” katanya.

Ketua Dekranasda Kota Medan Ny. Airin Rico Waas menilai kolaborasi tersebut dapat memperkuat ekosistem UMKM sekaligus mendorong pelaku usaha untuk naik kelas.

“Semoga dengan adanya kolaborasi seperti ini, pelaku UMKM Kota Medan semakin maju, barang-barangnya semakin bagus dan mudah-mudahan bisa dibawa hingga ekspor ke luar negeri,” harapnya.

Bukan Sekadar Soal Produk

Perwakilan Uniqlo, Christopher Mogot, mengungkapkan bahwa proses pemilihan UMKM dilakukan melalui kurasi bersama Dinas Koperasi dan Dekranasda Kota Medan.

Kriteria penilaian tidak hanya menyangkut kerapian dan kualitas fisik produk. Kesiapan pemasaran digital, termasuk aktivitas media sosial, juga menjadi salah satu pertimbangan dalam proses seleksi.

Selain itu, produk yang memiliki nilai tambah seperti inovasi berbasis daur ulang, pemberdayaan kelompok disabilitas, serta cerita yang kuat di balik proses dan produknya mendapat perhatian khusus.

“Nilai tambah seperti inovasi daur ulang, pemberdayaan kelompok disabilitas, serta narasi (storytelling) yang kuat di balik produk menjadi poin bonus penting dalam proses seleksi,” kata Christopher.

Kriteria tersebut menunjukkan bahwa persaingan UMKM di pasar modern semakin bergeser. Produk yang berkualitas perlu didukung identitas merek, cerita yang kuat, inovasi, serta kemampuan membangun kehadiran di ruang digital.

Pemerintah Kota Medan berharap kolaborasi serupa dapat terus diperluas sehingga semakin banyak produk lokal memiliki kesempatan menembus jaringan pemasaran yang lebih besar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Peluncuran itu turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Citra Effendi Capah, Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan Hendra Ridho Gunawan Siregar, serta Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *