Medan, ArmadaBerita.Com – Pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) membawa konsekuensi terhadap ruang hijau Kota Medan. Sebanyak 2.788 pohon terdampak pembangunan, namun Pemerintah Kota Medan menyiapkan 61.170 pohon pengganti yang akan ditanam di berbagai kawasan kota.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan Melvi Marlabayana mengatakan, hingga Senin (10/8/2026), sebanyak 14.377 pohon pengganti telah ditanam. Penanaman dilakukan bertahap di 341 titik yang tersebar di 21 kecamatan.
“Seluruh pohon pengganti ditanam pada 341 titik lokasi yang tersebar di 21 kecamatan di Kota Medan,” kata Melvi dalam Sosialisasi Pembangunan BRT di Kantor Wali Kota Medan, Selasa (11/8/2026).
Jumlah penanaman terbesar berada di Kecamatan Medan Tuntungan dengan alokasi 13.712 pohon, disusul Medan Labuhan sebanyak 10.140 pohon dan Medan Selayang 5.633 pohon. Penanaman juga mencakup sejumlah kecamatan lain, mulai dari kawasan utara, timur, pusat hingga selatan Kota Medan.
Pemko Medan menargetkan seluruh 61.170 pohon pengganti selesai ditanam pada akhir Oktober 2026. Target tersebut tetap mempertimbangkan faktor cuaca dan kesiapan sarana pendukung di lapangan.
Kewajiban pemulihan lingkungan tidak berhenti pada penanaman. Kontraktor pembangunan BRT juga diwajibkan melakukan pemeliharaan terhadap pohon yang telah ditanam selama satu tahun, untuk memastikan pohon pengganti dapat tumbuh dan tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif.
Melvi mengatakan, penebangan pohon dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Wali Kota Medan Nomor 72 mengenai kewajiban penggantian pohon berdasarkan rasio yang telah ditetapkan. Sementara batang pohon hasil penebangan disimpan di sejumlah lokasi dan nantinya akan diproses melalui mekanisme pengelolaan barang milik daerah sebelum dilelang sesuai ketentuan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016.
Pemko Medan berharap kewajiban penanaman dan pemeliharaan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara percepatan pembangunan transportasi massal dan keberlanjutan lingkungan perkotaan.*











