Kesehatan Mental Anak Jadi Sorotan pada Hari Anak Nasional di Samosir

Peringatan HAN ke-42 digelar rangkaian pemeriksaan kesehatan bagi anak-anak di SMP Negeri 1 Pangururan serta berbagai kompetisi seni dan kreativitas.
Share

Samosir, ArmadaBerita.Com – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kabupaten Samosir tidak hanya diwarnai berbagai perlombaan dan hiburan bagi anak-anak, tetapi juga menyoroti pentingnya kesehatan mental sebagai fondasi tumbuh kembang generasi penerus.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Waterfront City Pangururan, Sabtu (25/7/2026), Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K), mengingatkan bahwa perhatian terhadap kesehatan anak tidak boleh berhenti pada aspek fisik. Menurutnya, komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak menjadi kunci untuk membangun kesehatan mental yang baik.

“Kita tidak hanya peduli pada kesehatan tubuh anak, tetapi juga kesehatan mentalnya. Selain nutrisi dan imunisasi, dukungan kasih sayang orang tua secara emosional sangat penting bagi tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Pesan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam memperkuat perlindungan anak. Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong terwujudnya Kabupaten Layak Anak melalui kolaborasi keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah.

Menurut Ariston, anak-anak perlu mendapatkan perlindungan dari berbagai ancaman, mulai dari kekerasan, perundungan, eksploitasi, pernikahan usia anak, stunting, hingga risiko kejahatan di ruang digital. Di sisi lain, mereka juga harus memperoleh akses pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang merata, serta ruang untuk mengembangkan kreativitas.

Peringatan HAN pemerintah juga menggelar pemeriksaan kesehatan.

“Anak-anak adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, seluruh pihak harus memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung,” katanya.

Sebagai bagian dari peringatan HAN, pemerintah juga menggelar pemeriksaan kesehatan bagi anak-anak di SMP Negeri 1 Pangururan serta berbagai kompetisi seni dan kreativitas yang melibatkan peserta dari seluruh kecamatan. Beragam lomba tersebut menjadi ruang bagi anak untuk mengasah bakat, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus membangun karakter melalui kompetisi yang sehat.

Peringatan Hari Anak Nasional di Samosir tahun ini menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan bukan hanya melalui pendidikan dan kesehatan fisik, tetapi juga dengan memastikan setiap anak tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang, aman, dan mendukung kesehatan mental mereka menuju Indonesia Emas 2045.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *