PRSU Jadi Ruang Belajar Budaya, Pelajar Antusias Jelajahi Kekayaan Sumatera Utara

22 siswa SMK Negeri 14 Medan datang ke arena PRSU untuk mengikuti Festival Band tingkat Kota Medan
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 tidak hanya menjadi ajang hiburan dan promosi produk daerah, tetapi juga berkembang menjadi ruang pembelajaran budaya bagi generasi muda. Kehadiran puluhan pelajar dari SMK Negeri 14 Medan menjadi bukti bahwa pameran tahunan tersebut mampu menghadirkan pengalaman belajar di luar ruang kelas.

Sebanyak 22 siswa SMK Negeri 14 Medan datang ke arena PRSU untuk mengikuti Festival Band tingkat Kota Medan. Meski agenda tersebut sempat tertunda akibat hujan yang mengguyur kawasan Medan pada Senin (20/7/2026), para pelajar memanfaatkan waktu dengan mengunjungi berbagai paviliun kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Beragam paviliun menampilkan rumah adat, alat musik tradisional, kuliner khas hingga produk unggulan dari masing-masing daerah. Bagi para siswa, pengalaman tersebut memberikan pemahaman langsung mengenai kekayaan budaya yang selama ini hanya dipelajari melalui buku pelajaran.

Salah seorang siswa, Muhammad Thoriq, menilai PRSU menjadi sarana edukasi yang efektif karena memungkinkan pelajar mengenal sejarah, tradisi, dan potensi daerah dalam satu lokasi.

“Selain menambah wawasan, kami juga bisa mengenal makanan dan minuman khas dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Belajar jadi lebih menyenangkan karena melihat langsung budaya yang ditampilkan,” ujarnya.

Antusiasme serupa disampaikan Afuw Raufu. Menurutnya, setiap paviliun memiliki ciri khas yang berbeda sehingga memberikan gambaran mengenai identitas masing-masing daerah.

Ia mengaku tertarik saat mengunjungi paviliun Kabupaten Tapanuli Utara yang memperkenalkan sentra pembuatan gitar di Kecamatan Sipaholon. Dari penjelasan yang diberikan, ia mengetahui bahwa gitar produksi daerah tersebut memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk internasional.

Sementara itu, Sub Kesiswaan SMK Negeri 14 Medan, Qodri Azwansyah, mengatakan keikutsertaan sekolah dalam PRSU merupakan tindak lanjut undangan Dinas Pendidikan Kota Medan untuk memeriahkan Festival Band sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Sumatera Utara kepada para pelajar.

Menurutnya, seluruh siswa diberangkatkan bersama dari sekolah dan akan kembali ke sekolah setelah kegiatan selesai sebagai bagian dari pengawasan selama mengikuti agenda di PRSU.

Perhelatan PRSU ke-50 pun menunjukkan fungsinya yang tidak hanya sebagai etalase produk UMKM dan hiburan masyarakat, tetapi juga sebagai wahana edukasi yang mempertemukan generasi muda dengan keragaman budaya, sejarah, dan potensi ekonomi daerah di Sumatera Utara.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *