NEWS  

Kapolrestabes Medan Pastikan Distribusi BBM Dikawal, Penjualan Eceran Rp50 Ribu per Botol Harus Ditangkap

Kapolrestabes Medan melakukan kunjungan ke kantor Pertamina Patra Niaga di Jalan Putri Hijau, Medan Barat. (Ist)
Share

Medan, ArmadaBerita.Com – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. melakukan kunjungan ke kantor Pertamina Patra Niaga di Jalan Putri Hijau, Medan Barat, Selasa (2/12/2025). Kedatangannya untuk memastikan pelayanan serta distribusi BBM di Kota Medan berjalan aman dan lancar.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolrestabes hadir bersama Kasat Intelkam Kompol Lengkap Suherman Siregar, S.H., M.H, Kasat Reskrim Bayu Putro Wijayanto, SE, SIK, MH, MIK, serta P.S Kanit II Sat Intelkam Ipda Aliamsyah Batubara S.Ag. Dari Pertamina Patra Niaga tampak hadir Group Head Operation Regional Sumbagut Basuki Santoso dan Sales Retail Devian Faris.

Kombes Calvijn menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi praktik penjualan BBM eceran dengan harga tidak wajar, termasuk yang mematok tarif Rp50 ribu per botol. “Penjual BBM eceran yang mematok harga lima puluh ribu per botol harus ditangkap,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kekurangan operator dispenser di sejumlah SPBU dan menekankan agar pembelian menggunakan jeriken tidak dilayani. SPBU yang tidak beroperasi diminta menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada masyarakat. Selain itu, Pertamina diminta melakukan live report ketersediaan stok agar informasi dapat diakses secara terbuka. “Stok harus dipastikan aman,” ujarnya.

Kapolrestabes menyampaikan bahwa saat ini terdapat 91 SPBU yang beroperasi di Kota Medan dan seluruhnya telah ditempatkan personel Polri. Sebanyak 313 personel diterjunkan untuk membantu kelancaran antrean BBM dan arus lalu lintas di sekitar SPBU. Pengaturan dilakukan melalui manajemen antrean, pola pengisian, serta edukasi langsung kepada masyarakat. Warga juga diimbau berpindah ke SPBU lain apabila stok di satu lokasi habis. “Tidak perlu panik, ketersediaan BBM cukup,” ujarnya.

Perwakilan Pertamina Patra Niaga menegaskan kesiapan bekerja sama dengan Polrestabes Medan untuk mengamankan proses distribusi BBM dan memastikan tidak terjadi panic buying.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas penyaluran BBM di Kota Medan. Masih terdapat potensi kemacetan akibat antrean, keluhan pelayanan SPBU, penjualan eceran dengan harga tinggi, hingga ancaman penghadangan truk tanki. Untuk itu, disarankan penempatan personel secara terbuka dan tertutup di SPBU serta pengawalan terhadap truk tanki Pertamina selama distribusi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *