Dosen Unimed Bawa Danau Toba Raih Pengakuan Tertinggi UNESCO

Share

ARMADABERITA | CHILE – Kabar baik datang dari Chile. Danau Toba resmi meraih status Green Card UNESCO, predikat tertinggi bagi kawasan geopark dunia. Keberhasilan ini tak lepas dari peran Dr. Azizul Kholis, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan (Unimed), yang ikut mengawal proses penilaian hingga ke tingkat internasional.

Sebelumnya, pada tahun 2023, Danau Toba hanya mendapatkan Yellow Card. Perubahan status menjadi Green Card adalah loncatan besar karena menunjukkan bahwa pengelolaan kawasan ini memenuhi standar ketat UNESCO. Penilaian dilakukan langsung oleh pakar internasional dari Portugal dan Korea Selatan pada Juli 2025.

Dekan FE Unimed, Dr. Haikal Rahman, menyebut prestasi ini sebagai bukti nyata kontribusi dosen Unimed yang tidak hanya berdampak pada daerah, tetapi juga diakui dunia. Ia mendorong dosen-dosen lain untuk terus aktif dalam riset, publikasi, dan kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Dalam sidang Dewan Eksekutif Global Geopark Network (GGN) UNESCO di Temuco pada 6 September 2025, Azizul juga menyerahkan plakat dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, kepada Presiden GGN UNESCO sebagai tanda terima kasih.

Azizul menambahkan, keberhasilan ini tak lepas dari arahan Prof. Syawal Gultom, Ketua Senat FE Unimed, yang menekankan pentingnya pendidikan sejak dini agar generasi muda mencintai dan menjaga kekayaan alam, budaya, serta keragaman hayati Danau Toba.

Dari Chile, Azizul menyampaikan terima kasih kepada Rektor Unimed, jajaran pimpinan, dan seluruh rekan dosen yang terus mendukungnya.

Dengan status Green Card, Danau Toba kini semakin diakui dunia sebagai destinasi geopark internasional, sekaligus mengangkat nama Unimed di panggung global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *