Berkat Pelatihan Modul Ajar Digital, Guru SMK di Pematangsiantar Kini Lebih Melek Teknologi

Share

Armadaberita.com | PEMATANGSIANTAR – Para guru SMK Swasta Surya Pematangsiantar kini punya bekal baru untuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar. Lewat pelatihan yang digelar Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dosen dan mahasiswa, mereka dilatih menyusun modul ajar digital interaktif berbasis etnobudaya.

Pelatihan yang berlangsung pada 1 dan 8 Agustus 2025 ini menjadi jawaban atas keresahan sekolah. Selama ini, banyak guru kesulitan memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi, padahal tuntutan zaman menuntut mereka semakin akrab dengan literasi digital.

“Guru harus siap berbenah diri dan mengikuti perkembangan teknologi. Modul ajar digital bisa menjadi jembatan agar pembelajaran lebih menarik sekaligus melestarikan budaya lokal,” ujar Ketua Tim PKM Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Vita Riahni Saragih, S.Pd., M.Pd, Kamis (21/8/2025).

Tak hanya soal teknologi, pelatihan ini juga menekankan pentingnya memasukkan kearifan lokal ke dalam pembelajaran. Dengan begitu, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tapi juga semakin mengenal budaya daerahnya sendiri.

Tim PKM ini beranggotakan Rina Devi Romauli Siahaan, S.Sos., M.Pd., dan Dewi Wahyuni, S.Pd., M.Pd. Romauli menambahkan, para guru dilatih menggunakan aplikasi untuk membuat modul interaktif sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Modul ini nantinya akan diterapkan langsung di kelas untuk mendukung metode pembelajaran mendalam (deep learning).

Menariknya, mahasiswa dari Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar juga ikut terlibat. Mereka mendampingi guru dalam memahami aplikasi digital dan memberi masukan agar modul yang dibuat lebih interaktif dan relevan dengan kebutuhan siswa.

Kepala Sekolah SMKS Surya, Bintang Saurma Pasaribu, S.Pd., M.Pd., mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. “Kami berterima kasih kepada tim dosen dan mahasiswa. Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat bagi guru kami, dan kami berharap kegiatan ini bisa berlanjut ke depan,” katanya.

Dengan adanya pelatihan ini, guru-guru di SMK Swasta Surya Pematangsiantar diharapkan lebih percaya diri menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Hasilnya, siswa akan mendapat pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *