Medan, ArmadaBerita.Com
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah menerima sebanyak 6.019 permintaan layanan yang berasal dari masyarakat di wilayah Sumatera Utara, selama periode Januari hingga Juli tahun 2023.
Permintaan ini terdiri dari 4.796 pertanyaan, 594 permohonan informasi, dan 656 pengaduan baik yang mengandung sengketa maupun pelanggaran.
“Dalam konteks ini, dari total 656 pengaduan, sebanyak 577 pengaduan atau 87,96 persen berhasil diselesaikan melalui proses penanganan yang efektif. Sementara 79 pengaduan atau 12,04 persen sedang dalam tahap penyelesaian,” kata Kepala OJK Regional 5 Sumbagut, Bambang Mukti Riyadi melalui keterangan tertulisnya yang diterima wartawan, Rabu (16/8/2023).
Dari jumlah total pengaduan, terdapat 260 pengaduan yang berhubungan dengan sektor perbankan, 179 pengaduan yang terkait dengan bidang asuransi, 119 pengaduan berkaitan dengan perusahaan pembiayaan, 87 pengaduan yang menyangkut fintech peer-to-peer (P2P) lending (yang memiliki izin dan terdaftar di OJK).
“Sisanya, pengaduan yang melibatkan layanan IKNB dan sektor pasar modal,” sebut Bambang Mukti.
Di periode yang sama, yaitu dari Januari hingga Juli 2023, OJK KR 5 telah mengadakan sebanyak 48 kegiatan edukasi keuangan. Kegiatan itu berhasil merangkum partisipasi lebih dari 10.100 peserta di wilayah Sumatera Utara. “Ini termasuk program Roadshow Edukasi Daerah 3T, yang dilaksanakan dengan mengandalkan kendaraan Simolek Edutainment OJK yang bergerak langsung ke kabupaten yang masuk dalam kategori tertinggal, terdepan, dan terluar sesuai dengan definisi dari Peraturan Presiden No. 63 Tahun 2020,” terangnya.
Selain itu, lanjut Bambang Mukti, OJK KR 5 juga menerima kunjungan dari berbagai institusi pendidikan dan lembaga yang ingin memperluas pemahaman mengenai peran serta fungsi OJK serta Sektor Jasa Keuangan melalui program OJK Visit.
“Semua upaya ini mencerminkan komitmen OJK dalam memberikan layanan kepada masyarakat dan dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terkait literasi keuangan,” pungkasnya. (Ril/ASN)











