Medan, ArmadaBerita.Com
Wali Kota Medan, Bobby Nasution berkomitmen meningkatkan SDM warga Kota Medan. Melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan, masyarakat diberi berbagai pelatihan dan pendampingan untuk para pekerja yang digelar baik secara mandiri maupun berkolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan dibawah Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Plt Kadis Ketenagakerjaan Ilyan Chandra Simbolon didampingi Kabid Pelatihan Disnaker Ramadhan di kantornya, Jumat (4/11/2022) menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan berbagai pelatihan untuk para pencari kerja sesuai dengan bidangnya.
Ilyan menjelaskan, elatihan ini digelar selain meningkatkan kualitas SDM juga untuk menambahkan skill dan kemampuan serta sertifikasi pencari kerja sebelum bekerja. Kemudian pendampingan dan membantu penempatan kerja, artinya tidak hanya melatih, pihaknya juga memfasilitasi pencari kerja untuk mendapatkan informasi pasar kerja maupun berwirausaha.
“Pelatihan yang kita lakukan memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas SDM sehingga memiliki skill dan kemampuan dengan tujuan akhirnya yakni Berwirausaha dan bekerja di perusahaan sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di kota Medan. Untuk penempatan kerja, mereka yang sudah dilatih akan kita fasilitasi untuk mendapatkan pekerjaan melalui penyebarluasan info lowongan kerja, jobfair dan bahkan penempatan tenaga kerja ke luar negeri,” ucapnya.
Dijelaskan Illyan Chandra Simbolon, terdapat dua metode pelatihan yang dilakukan Disnaker, selain menggunakan APBD Kota Medan, pelatihan juga dilakukan dengan berkolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivit (BBPVP) Medan dibawah Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Untuk pelatihan menggunakan APBD, lanjut Illyan Chandra Simbolon, ada beberapa Pelatihan pelatihan berbasis kompetensi yang dilakukan meliputi kejuruan desain grafis dan sablon, Pelatihan keterampilan Tata boga, pelatihan perhotelan dan pariwisata, Pelatihan Content Creator, pelatihan digital marketing, pelatihan barbershop, pelatihan reparasi AC/kulkas, pelatihan alat berat dan pelatihan K3 serta melalui program pemagangan.
“Jumlah calon pekerja yang mengikuti seluruh pelatihan yang digelar Disnaker berjumlah 143 orang. Dari jumlah tersebut 40,2 persen telah bekerja,18,4 persen usaha mandiri dan 41,4 belum bekerja dan terus difasilitasi untuk mendapatkan pekerjaan.
Mereka dilatih oleh para ahli di bidangnya masing-masing. Antusias pencari kerja mengikuti pelatihan ini sangat bagus, mereka dengan tekun dan semangat mengikuti pelatihan tersebut,” ujar Illyan Chandra Simbolon.
Plt Kadisnaker menambahkan Pelatihan yang digelar berkolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan dan Vokasi Medan Kementerian Ketenagakerjaan RI, ada 13 pelatihan diantaranya Housekeeping, Cookery, Pastry, Cabinet Maker, Barista, Spa Therapist, Cabinet Maker, Autocad, Produktivitas, Housekeeping for Medis, Forklift, Mobile Training Unit Barista dan Upskilling Barista.
“Total pekerja yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 184 orang dan yang telah bekerja dan berwirausaha sebanyak 118 orang. Ini kita fasilitasi dan ditempatkan di berbagai perusahaan yang ada di kota medan,” rincinya. (Ril PM/ASN)











