NEWS  

Tak Keliahatan Dua Hari, Parbetor Ditemukan Meninggal di Kontrakan

Share

Percut, ArmadaBerita.Com

Warga yang bermukim di Jalan Benteng Hilir, Gang Anggrek Merah XI, Desa Bandar Khalippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, sempat dikejutkan dengan ditemukannya sesosok mayat telentang di kamar kontrakannya, Kamis (4/11/2021) sekira pukul 14.00 WIB.

Almarhum dikenali bernama, Syamsul Bahari (62). Dikawasan itu ia menetap di rumah kontrakan milik Bidan Dewi. Beberapa bulan belakangan ini, warga melihat pria yang bekerja sebagai penarik becak bermotor (parbetor) ini tinggal seorang diri. Sehingga membuat warga dan tetang heran karena selama dua hari almarhum tak kelihatan.

Beberapa tetangga juga sempat mulai mencium aroma tak sedap dari kontrakan almarhum. Karenanya, warga yang curiga berinisiatif melihat keberadaan pria yang sudah lanjut usia itu dari belakang rumah kontrakan.

Warga tercengang karena almarhum sudah tak bernyawa dengan posisi tergeletak telentang di kamar kontrakannya.

“Selama dua hari ini memang gak kelihatan, kami pun heran. Udah mulai keluar bau juga jasadnya. Selama ini memang sendiri. Istri pertamanaya tinggal di kawaaan Prumnas Mandala, kalau istri kedua katanya sudah pisah gitu,” sebut warga.

Temuan itu lantas dilaporkan warga ke Kepala Dusun 17 lalu diteruskan ke pihak kepolisian Polsek Percut Sei Tuan. Warga juga tak lupa menghubungi pihak keluarga almarhum untuk segera datang.

Polisi pun datang ke lokasi. Dibantu warga pintu kontrakan yang terkunci akhirnya didobrak. Sejurus kemudian, Tim Inafis dari Polrestabes Medan juga meluncur melakukan indetifikasi terhadap sang jenazah. Polisi dan tim inafis menyimpulkan tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap jenazah.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, diduga korban meninggal dunia karena memiliki riwayat sakit asam urat dan sakit jantung informasi dari anak korban,” kata Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol M. Agustiwan melalui Pjs Kanit Reskrimnya Iptu Donny Pance Simatupang.

Saat ini, jelas Iptu Donny, pihak keluarga bermohon tidak dilakukan otopsi dan membuat surat pernyataan. Sebab, korban akan segera dimakamkan oleh pihak keluarga dibantu oleh warga masyarakat.

Ditemukannya almarhum meninggal lebih dari sehari di kamar kontrakannya sempat membuat warga terkejut. Sebab, almarhum dikenali baik dan aktif berkomunikasi dengan masyarakat. Pun begitu, sebahagian warga tahu almarhum mengidap penyakit. Hal itu juga dilatarbelakangani faktor usia.

“Baik orangnya dan ramah. Memang ada sakit lambung dan asam urat gitu. Dulu almarhum sering juga ke warung saya dan pesan air jahe pakai serai gitu, tapi gak pakai jeruk,” kata Mis, warga setempat.

Karena kondisi jenazah sudah mulai mengeluarkan bau tak sedap, pihak keluarga berinisiatif melakukan fardhu kifayah atas jenazah untuk dilakukan penguburan di hari itu juga. “Hari ini juga diteruskan untuk dikebumikan,” tutur warga lagi.

Diketahui, pihak keluarga yang merupakan istri alamarhum dan anak almarhum ikhlas atas meninggalnya Syamsul Bahari. Hal itu dibuktikan dengan permohonan tidak keberatan kepada pihak kepolisian yang ditandatangani anak kandung almarhum bernama, Zulfan Bahari (25) warga Jalan Penguin 6, Kelurahan Kenangan, Kecamatan Percut Sei Tuan. (ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *