PSI Jadi Partai Harapan Kaum Milenial dan Akan Menggantikan Posisi Politikus yang Diambang Pensiun

Share

Medan, ArmadaBerita.Com

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sumut H.M Nezar Djoeli menegaskan, hadirnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah untuk rakyat dan berbuat kepada rakyat Indonesia, bukan hadir untuk PSI sendiri.

Dirinya juga mengatakan, Partai PSI merupakan partainya “Millenial Zaman Now” yang mampu memiliki pemikiran yang Brilian, Ide yang tangguh dan Gagasan yang mumpuni.

“Tapi itu semua di capai harus melalui tahapan-tahapan yang kita lalui. Tahapan pertama adalah tahapan Verifikasi, tahapan penyusunan calon anggota Legislative, dan itu tahapan kita untuk menjadi pemenang di Pilkada di tahun 2024 nantinya,” kata Nezar Djoeli saat mengadakan Kopdar bersama para kader dan pengurus DPW PSI Kota Medan di Kafe Empat Belas Jalan SM Raja, Selasa (15/6/2021) siang.

Kenapa menjadi perhatian dari partai politik lain? Nezar Djoeli menjawab pertanyaan itu sendiri dengan mengatakan karena PSI merupakan partai politik harapan.

“Ini adalah partai harapan para Kaum Millenial dan Harapan buat Rakyat Indonesia yang nantinya satu saat akan menggantikan posisi-posisi para Politikus yang Diambang Pensiun. Dan mereka Politikus diambang pensiun ingin mewariskan tahta kekuasaan yang mereka duduki sekarang, dan akan diwarisi kepada kita anak-anak muda ini,” ujarnya.

Dengan adanya tampilan baru dan muda di yang menjadi Legislator, jelas Nezar Djoeli, partai ini juga akan membuat republik tercinta lebih baik di hari yang akan datang.

“Suatu saat ide-ide cemerlang tersebut dapat merubah arah pembangunan Indonesia ke arah lebih baik dan ke arah lebih Modern, serta jauh dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” imbuhnya.

Maka dari itu, ia mengajak ke seluruh kader untuk mempersiapkan diri menjadi generasi yang baru, generasi yang Modern dan Generasi harapan bangsa yang nantinya satu saat kader PSI akan menjadi pemimpin di Negara Indonesia.

“Terus terang tidak ada yang menciptakan Tokoh di lingkungan diri kita, kalau bukan diri kita sendiri. Makanya kita ciptakanlah Ketokohan kita yang mumpuni, yang mempunyai Visi dan Misi, mempunyai Kualitas, Kapabilitas dan Integritas tinggi, supaya diri kita dikenal ditengah-tengah kehidupan Masyarakat,” ajaknya.

“Mudah-mudahan dengan kita semangat tinggi, apa yang menjadi cita-cita kita bersama mampu merebut kekuasaan di Negara Indonesia,” pungkasnya. (S.Kamal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *