NEWS  

Walikota Medan Dampingi Panglima TNI Lepas Tim The Rising Tide 2023

Share

Medan, Armadaberita.com – Acara ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-78 TNI dan menandai komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut hadir berbagai pejabat penting, termasuk PJ Gubernur Sumatera Utara, Hasanuddin, Pangdam I/ BB Mayjen TNI Mohammad Hasan Hasibuan, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, dan sejumlah petinggi TNI lainnya.

Gerakan kampanye ini, yang dikenal dengan sebutan “The Rising Tide – Resonance A 2023,” adalah langkah konkret untuk mengatasi masalah lingkungan yang semakin mendesak. Bertujuan untuk memicu kerja sama lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan, gerakan ini mengajak semua pihak, terutama generasi muda, untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Selain kegiatan senam bersama, acara ini juga menggelar dialog kebangsaan yang dipimpin oleh Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dengan tema “Generasi Muda Berwawasan Lingkungan untuk Indonesia Emas.” Dialog ini diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai sekolah di Kota Medan.

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menjelaskan, gerakan The Rising Tide 2023 membawa pesan kuat, yaitu: #STOPWARISKANSAMPAH. Tim ini akan melakukan perjalanan dari Sabang menuju Jakarta selama 35 hari, dimulai pada 1 September hingga 5 Oktober 2023.

Panglima TNI menegaskan, kampanye “Stop Wariskan Sampah” bertujuan utama untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengelola sampah dengan berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang bersih. Dia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga lingkungan dan mendidik orang tua tentang pentingnya kelestarian lingkungan.

Selanjutnya, Panglima TNI, bersama-sama dengan Gubernur Sumatera Utara, PJ Gubernur, dan Wali Kota Medan, melepas tim Gerakan kampanye The Rising Tide 2023. Tim ini akan melakukan perjalanan epik sejauh 3141 kilometer dalam bentuk triathlon, yang terdiri dari bersepeda, renang, dan lari. Triathlon ini dimulai dari Sabang menuju Jakarta selama 35 hari, yang akan diikuti oleh peserta utama, Muryansyah, beserta delapan prajurit TNI.

Triathlon ini terdiri dari bersepeda sejauh 2392 kilometer, renang sejauh 70 kilometer, dan lari sejauh 679 kilometer. Perjalanan ini menjadi simbol komitmen yang kuat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan mempromosikan aksi nyata untuk masa depan yang lebih baik.

Acara pelepasan ini adalah bukti konkret bahwa pemimpin dan masyarakat bersatu dalam menjaga lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim. Dalam semangat kerja sama, mereka mengambil langkah nyata menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *