Batam, ArmadaBerita.Com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kinerja sektor jasa keuangan di Sumatera Utara tetap menunjukkan pertumbuhan positif meski dihadapkan pada dinamika geopolitik global dan perlambatan ekonomi.
Kepala OJK Sumatera Utara, Khairul Muttaqien, mengatakan kondisi ekonomi sepanjang 2025 memang mengalami perlambatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari berakhirnya momentum Pekan Olahraga Nasional 2024 hingga dampak bencana hidrometeorologi.
“Memang pertumbuhan 2025 lebih rendah dibanding 2024. Namun, secara umum ekonomi Sumatera Utara masih cukup resilien,” sebutnya dalam kegiatan Media Gathering OJK di Batam, 29 April – 1 May 2026.
Memasuki triwulan pertama 2026, aktivitas ekonomi mulai terbantu oleh momentum Ramadan dan Idulfitri, meskipun perputaran ekonomi tidak setinggi tahun sebelumnya.
Dari sisi sektoral, pertumbuhan tertinggi ditopang oleh lapangan usaha jasa perusahaan, transportasi, serta sektor perkebunan. Sementara dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa menjadi kontributor utama, diikuti konsumsi rumah tangga.











