Daerah  

Tanam Serentak, Panen Harapan! Sumut Komit Dukung Swasembada Pangan Lewat Gerakan Menanam Padi

Share

armadaberita.com | DELISERDANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus tancap gas mendukung program swasembada pangan nasional. Lewat Gerakan Menanam Padi Serentak, Sumut menanam harapan sekaligus menunjukkan komitmen kuat membangun ketahanan pangan dari desa.

Kegiatan tanam padi serentak ini digelar serempak di 14 provinsi dan dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual. Di Sumut, titik utama pelaksanaan berlangsung di Desa Sidoharjo I, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang, Rabu (23/4).

Wakil Gubernur Sumut Surya yang hadir langsung di lokasi menyampaikan bahwa Sumut ikut menanam padi di lahan seluas 1.897 hektare yang tersebar di berbagai kabupaten/kota. Khusus di Desa Sidoharjo, luas tanam hari itu mencapai 2,5 hektare, dan diperkirakan bertambah menjadi 329,8 hektare hingga akhir April.

“Dengan gotong royong dan dukungan semua pihak, kita bisa tingkatkan produksi padi, menjaga stabilitas pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Surya.

Menurutnya, pada April 2025, Sumut berpotensi memanen padi dari 54.498 hektare sawah, menghasilkan 180 ribu ton gabah atau setara 169 ribu ton beras. Kebutuhan Sumut hanya sekitar 145 ribu ton, sehingga provinsi ini mencatat surplus beras sebanyak 24.720 ton.

Untuk terus mendorong produktivitas, Pemprov Sumut juga fokus pada subsidi pupuk, penyediaan bibit unggul, akses pembiayaan, hingga teknologi pertanian modern yang makin memudahkan kerja petani.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa tanam serentak ini menyasar 150 kabupaten se-Indonesia dengan target luas tanam 1,3 juta hektare dan produksi 7,5 juta ton gabah.

Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya menegaskan, ketahanan pangan adalah pondasi utama keamanan bangsa. “Kalau kita bisa produksi pangan sendiri, negara kita aman. Dan yang paling penting, petani harus sejahtera,” tegas Presiden.

Presiden juga mengajak agar kekayaan negara tak hanya dinikmati segelintir orang. “Kekayaan bangsa harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Deliserdang Lomlom Suwondo, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD Sumut dan Deliserdang, serta para kelompok tani yang menjadi garda terdepan ketahanan pangan Sumut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *