Medan, ArmadaBerita.Com – Tafahum Sumut bersama PD Bilal Mayit Indonesia (BMI) Kotamadya Medan kembali memperkuat pelayanan fardhu kifayah bagi masyarakat. Kolaborasi kedua organisasi tersebut terlihat saat menangani fardhu kifayah Alm. Taslim Desri bin Safarudin di Kelurahan Karang Berombak, Sei Agul, Medan Barat.
Ketua Tafahum Sumut, Drs. Zakaria Koto, ZA, mengatakan kerja sama antara komunitas fardhu kifayah perlu terus diperkuat, mengingat semakin berkurangnya generasi muda yang mau terjun sebagai bilal mayit.
“Kerja sama seperti ini sangat penting. Bilal mayit dari kalangan muda sekarang sudah sangat langka. Karena itu, bilal dan komunitas perlu rutin bermusyawarah dan saling bertukar pikiran agar setiap kebutuhan layanan dapat ditangani dengan baik,” sebut Zakaria usai melaksanakan prosesi pemakaman, Senin (24/11/2025).
Zakaria juga mendorong adanya pelatihan fardhu kifayah khusus generasi muda sebagai upaya menyiapkan regenerasi bilal di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua PD BMI Kotamadya Medan, Amir Husin, menegaskan bahwa kerja sama seperti ini tidak boleh terputus karena pelayanan bilal mayit merupakan tugas mulia dalam ajaran Islam.
“Pelayanan ini adalah amal baik dan mulia. Karena itu harus terus dilanjutkan, dan kami siap berkolaborasi demi kelancaran pelayanan umat,” katanya.
Selain memimpin organisasi, Amir Husin juga dikenal sebagai pengusaha perlengkapan fardhu kifayah dengan nama LAA TAHZAN, yang cukup dikenal masyarakat Medan.
Almarhum Taslim Desri bin Safarudin wafat pada Minggu, 23 November 2025, pukul 17.45 WIB di RSUP H. Adam Malik Medan. Beliau meninggalkan istrinya, Eti Windari, dan lima orang anak. Semasa hidup, almarhum dan istrinya mengabdikan diri menjadi guru sekolah.
Jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Karya Gang Perdamaian, Lingkungan 5, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat. Selepas salat Zuhur, jenazah diberangkatkan ke pemakaman di TPU Jalan Sutomo, Kota Medan. (Asn)











