AGAMA  

Jamaah Masjid Syahiratul A’mal Isra’ Mi’raj Sekaligus Malam Punggahan

Share

Deli Serdang, ArmadaBerita.Com

Ratusan jamaah Masjid Syahiratul A’mal berbondong-bondong menghadiri Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Jalan Duku Raya, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Jum’at (17/3/2023) malam.

Terlihat, antusias warga masyarakat di sekitaran masjid yang juga berdomisili di Dusun XVII tersebut penuh suka cita. Pasalnya, di moment acara Isra’ Mi’raj, juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang tidak sampai seminggu lagi.

Untuk menyambut itu, warga masyarakat pun mempersiapkan makanan untuk disantap bersama usai mendengarkan ceramah Ustadz Mualim Abidin atau yang akrab dengan sapaan Mualim Budi.

Sebagai Pembuka Acara, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Syahiratul A’mal, H. Almuzanni diwakili, H. Sukaiman Harahap selaku penasehat di BKM Syahiratul A’mal menyampaikan, bahwa sebagai ummat Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam (SAW), penting mengingat Isra’ Mikraj.

“Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha (Baitul Maqdis) di Palestina,” terang H. Sukaiman Harahap.

Dari sanalah Rasulullah berangkat ke Sidratul Muntaha dan mendapatkan perintah sholat.

“Semoga nanti apa yang disampaikan ustadz bisa kita terima  dan lakasanakan,” harapnya seraya mengucapkan terimakasih kepada remaja mesjid yang berperan aktif membantu pelaksanaan kegiatan malam ini.

Selain menyampaikan singkat makna Isra’ wal Mi’raj, Sukaiman juga memaparkan salah satu program Masjid Syahiratul A’mal. Dimana mesjid dengan kolaborasi pengurus baru telah menyiapkan kotak infak bagi pembangunan masjid, anak yatim dan kota infak kaum duafa. Dengan kotak infaq ini, masyarakat maupun jamaah bisa menginfakkan rizki nya sesuai yang dinginkan.

“Kita juga setiap bulannya menyantuni anak yatim dan malam ada 11 anak yatim yang akan kita santuni,” terang Sukaiman Harahap dengan harapan kegiatan ini mendapat ridho Allah SWT dan kedepannya kegiatan ini bisa lebih ditingkatkan untuk melihat perkembangannya.

Sementara itu, Mualim Budi, dalam Tausiyahnya kembali menjelaskan Isra’ Mi’raj Baginda Rasul ke langit yang dilakukan sekitar sepertiga malam merupakan kehendak Allah SWT yang mustahil bagi manusia.

“Makanya orang kafir tidak percaya, tapi Sayyidina Abu Bakar mengatakan ‘kalau yang mengatakan Nabi Muhammad, lebih dari itu saya percaya’. Jika Allah SAW telah berkehendak semua bisa. Maka perjalan Nabi Muhammad SAW adalah spektakuler dengan kita menyebutnya Subhanallah,” tutur Mualim Budi.

Mualim Budi juga menyinggung kegiatan Punggahan atau makan bersama dalam menyambut bulan puasa sangatlah baik. Untuk itu, dirinya mengajak jamaah agar meningkatkan kebersamaan dengan makan bersama, meski tidak dalam menyambut bulan Ramadhan namun diartikan dengan sedekah.

Tausiyah singkat Mualim Budi pun ditutup dengan doa keselamatan dan keberkahan bagi jamaah maupun masyarakat.

Acara juga diisi dengan kesenian nasyid yang digagas para remaja mesjid Syahiratul A’mal. Seiring berjalan kegiatan itu, panitia melanjutkan dengan menyantap bekal makanan dan selanjutnya pemberian santunan kepada 11 anak yatim, serta ditutup saling bermaafan dengan bersalaman. (ASN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *