Medan, ArmadaBerita.Com – Terang Dewi Susantri Ujung resmi menjabat Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumatera Utara setelah dilantik Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution bersama dua pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya, Jumat (18/9/2026).
Pelantikan berlangsung di Aula TRN, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan. Selain Terang Dewi, Bobby juga melantik Rudi Hadian Siregar sebagai Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut dan Evan Botung Daulay sebagai Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.
Kepada Terang Dewi, Bobby memberikan pesan khusus agar pengembangan pariwisata Sumut tidak berhenti pada penyelenggaraan berbagai event yang bersifat seremonial. Setiap program harus memiliki target yang jelas, terukur, dan disusun berdasarkan data.
“Saya berharap selesai pelantikan, bagaimana bisa meningkatkan jumlah wisatawan melalui berbagai event. Bukan harus seremonial, yang terpenting berbasis data yang akurat, apa yang harus diintervensi oleh Pemprov Sumut,” ujar Bobby.
Menurut Bobby, ukuran keberhasilan pariwisata juga tidak semata-mata dari jumlah wisatawan yang datang. Pemerintah harus melihat berapa lama wisatawan tinggal di Sumut.
Ia menyebut kunjungan wisatawan ke Sumut masih sekitar 200 ribu per tahun, sementara sejumlah provinsi di negara tetangga telah mencatat angka kunjungan di atas dua juta.
“Targetnya juga bukan hanya jumlah kunjungan, tetapi berapa lama wisatawan itu tinggal,” tegasnya.
Bobby menekankan, pencapaian target pariwisata tidak dapat dibebankan hanya kepada Disbudparekraf. Infrastruktur dan dukungan berbagai OPD menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang mampu meningkatkan kunjungan sekaligus lama tinggal wisatawan.
Sementara itu, kepada Evan Botung Daulay yang dipercaya memimpin Biro Perekonomian, Bobby meminta penguatan kolaborasi dengan dunia industri, sektor pertanian dan perikanan serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Perhatian juga diarahkan pada indikator makro ekonomi dan persoalan stabilitas harga bahan pokok yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Jadilah orang tua bagi BUMD serta jangan mempersulit rencana bisnis,” pesan Bobby.
Sedangkan kepada Rudi Hadian Siregar sebagai Kepala Biro Umum, Bobby menekankan efisiensi dalam penggunaan anggaran. Setiap belanja pemerintah harus memperhatikan efektivitas, manfaat, dan kebutuhan kerja.
Bobby sekaligus mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik untuk menjauhi korupsi dan pungutan liar yang dapat merugikan masyarakat maupun keuangan negara.
Terang Dewi mengatakan siap menjalankan arahan Gubernur Sumut. Ia akan menyusun rencana pembangunan dan target capaian yang terukur, khususnya untuk pelaksanaan program tahun anggaran 2027. (Asn)











