NEWS  

Aktivis Mahasiswa Siantar Kritik Pemerintah, Soroti Harga Kebutuhan Pokok dan Kondisi Ekonomi Masyarakat

Share

SIANTAR, ARMADABERITA — Aktivis mahasiswa di Kota Pematangsiantar mengkritik pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta masyarakat tidak terburu-buru menilai berbagai program pemerintah dan menunggu hasil kebijakan dalam jangka waktu 10 hingga 20 tahun mendatang.

Kritik tersebut disampaikan Bung Gary Siagian yang menilai pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan persoalan yang langsung dirasakan masyarakat, seperti kenaikan harga bahan pokok dan tekanan ekonomi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa sejumlah kebijakan strategis pemerintah membutuhkan waktu untuk melihat hasilnya. Ia menyebut berbagai fondasi pembangunan yang dilakukan saat ini baru akan terlihat dampaknya dalam jangka panjang.

Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung sejumlah program pemerintah seperti swasembada pangan, stabilitas harga, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan dana kedaulatan negara melalui pembentukan Danantara.

Menurut Gary, persoalan ekonomi masyarakat saat ini membutuhkan penanganan yang lebih cepat karena menyangkut kebutuhan sehari-hari.

“Hal yang urgent seperti bahan pokok yang semakin mahal dan ekonomi masyarakat yang semakin sulit seharusnya menjadi persoalan utama yang ditangani pemerintah,” ujar Gary.

Ia menilai sejumlah program strategis pemerintah belum banyak dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, kebijakan yang berdampak jangka panjang tidak boleh mengabaikan kondisi ekonomi warga saat ini.

Gary juga mempertanyakan efektivitas sejumlah program pemerintah yang menurutnya membutuhkan anggaran besar namun belum terlihat hasil nyata bagi masyarakat.

“Masyarakat saat ini bukan hanya menunggu, tetapi membutuhkan perubahan yang cepat seperti janji sebelumnya bahwa ekonomi kuat berasal dari desa yang kuat,” katanya.

Ia menegaskan pemerintah perlu menghadirkan bukti nyata dari setiap kebijakan yang dijalankan. Gary bahkan memperingatkan bahwa kekecewaan publik dapat meningkat apabila persoalan ekonomi tidak segera mendapatkan solusi.

“Jika kondisi seperti ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat akan muncul gelombang besar dari masyarakat. Pemerintah harus memberikan bukti nyata, bukan sekadar janji,” ujarnya.

Ia meminta Presiden Prabowo mengevaluasi kebijakan pemerintah agar lebih berpihak kepada kebutuhan masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *